Review Dearest Mai karya Mia Chuzaimah (Penulis Novel Bestseller Wedding Agreement)


Halo, sobat blogger…
Di akhir Januari kemarin, saya terpilih menjadi salah satu host booktour 3 kisah cinta dari Penerbit Katadepan. Saya dapat kesempatan untuk membaca dan mengulasnya di akun instagram sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, karena keterbatasan karakter di instagram itulah, saya berinisiatif mengulas lengkapnya di blog personal saya ini. Penasaran? Keep reading!

Identitas Buku
Judul                : Dearest Mai
Penulis             : Mia Chuzaimah
Penerbit          : Penerbit Katadepan
Tahun              : 2019
Tebal               : 397 halaman

Blurb
Mai, gadis itu punya mimpi sederhana saja.
Lulus kuliah dengan nilai bagus, menikah, dan tenang bersama keluarga. Namun, mimpu akan sulit saat kau sudah bertemu cinta dan patah hati, bukan?

Al, laki-laki yang selalu memberinya perhatian, diam-diam mengisi tempat di hatinya. Namun, saat perasaan itu mulai tumbuh, ternyata Al sudah bersama perempian lain.

Dalam patah hati, Mai bertemu Da Andy. Dia baik, pintar, mencintainya, seharusnya tidak ada lagi yang membuat Mai ragu. Sampai sebuah kenyataan tentang Da Andy membuat harapannya hancur. Berantakan tak lagi berupa.

Jatuh cinta memang selalu tak bisa baik-baik saja, bukan?

Lalu, akan ke mana Mai membawa ccintanya menepi?
Akan bagaimana Mai menyudahi keinginan hati?

Review
Berhijrah menjadi seorang muslimah yang lebih baik lagi memang bukan perkara yang mudah. Apalagi dalam perjalanannya kerap banyak godaan yang datang silih berganti. Berhijrah memang tidak hanya menutup aurat saja, tapi lebih dari itu, sikap dan perbuatan juga harus ikut berhijrah. Seperti perjalanan Mai di novel ini. Mai ini mahasiswa di sebuah perguruan tinggi yang ada di kota Padang. Kalau saya bayangkan, Mai adalah seorang ukhti-ukhti kampus gitu yang selalu berusaha memegang prinsip hidupnya sebagai seorang muslimah. Pokoknya sosok Mai digambarkan sebagai perempuan sekaligus muslimah yang baik sikap maupun tuturnya. Apalagi Mai ini juga aktif di organisasi kampus dan aktif mengikuti kajian islami.

Tapi, meski pun digambarkan sebagai muslimah yang sedemikian nyaris sempurna, Mai teteplah perempuan. Jika datang laki-laki yang menaruh perhatian dan hati padanya, tentu akan membuat hatinya berbunga-bunga. Meski dia kerap kali menepis perasaan tersebut. karena Mai ingat bahwa dirinya sedang mencoba untuk menjadi sebagai mana muslimah bersikap seharusnya dengan lawan jenis yang belum menjadi mahramnya. Proses hijrah Mai ini cukup menantang, penuh godaan. Dan jika kita melihat fenomena yang terjadi sekarang ini, kisah Mai tentu saja sangat relate. Khususnya untuk para mahasiswa terutama yang aktif menjadi aktifis yang sedang berhijrah.

Novel ini juga menceritakan perjalanan kehidupan asmara Mai dengan dua lelaki yang menaruh hati pada Mai. Mai juga terkadang bimbang dihadapkan pada dua pilihan. Al, teman kampusnya, yang bagi saya ini adalah cerminan dari diri Mai sendiri, atau Uda Andy, laki-laki mapan, kaya raya, baik hati, dan juga tampan.

Novel ini mengekspos kehidupan kampus Mai cukup detail. Kedekatan Mai dengan Al dan Uda Andy, atau dengan sahabat-sahabatnya.
Novel ini cukup memainkan perasaan saya sebagai pembaca. Saya bilang, novel ini cukup sukses bikin gregetan, gemas apalagi dengan tokoh Mai, sebagai pusat cerita di novel ini. Penulis menggunakan sudut pandang orang pertama dari tokoh Mai. Jadi saya bisa tahu bagaimana perasaan Mai.

Bagian yang paling saya suka adalah jalan ceritanya yang tidak mudah ditebak. Penyelesaian tiap konfliknya juga tidak terkesan terburu-buru. Mengalir sekali. Saya bilang novel ini berhasil menarik perhatian saya si. Banyak banget pelajaran yang bisa kita petik setelah membaca novel Dearest Mai.

"Pacaran itu biasanya lebih cenderung kepada sentuhan fisik. Seorang muslimah seharusnya menjaga diri hanya untuk suaminya, bukan untuk dipegang-pegang oleh laki-laki yang belum tentu akan menjadi jodohnya" halaman 214.

Bukan tanpa alasan, saya memilih novel Dearest Mai untuk saya review. Pertama, karena saya penasaran apakah novel Dearst Mai akan seberhasil novel sebelumnya yakni Wedding Agreement yang sempat menjadi best seller bahkan sampai dijadikan film. Kedua, saya menyukai sampulnya. Awalnya saya menebak-nebak kenapa sampulnya seperti ini? Dan setelah membaca novel ini sampai selesai saya yakin sampul ini dipilih karena sangat mempresentasikan karakter Mai, tokoh yang menjadi fokus cerita di novel ini.


Kisah Cinta Dari Bumi Lorosae dalam Novel Boa Tarde, Senhor! Dan Boa Noite, Amor!


Halo, sobat blogger...
Di kesempatan kali ini, saya ingin berbagi cerita tentang dua novel yang pernah saya ulas beberapa hari di instagram. Dua novel ini saya dapatkan langsung dari penulisnya. Dan novel inilah yang bikin saya untuk selalu menunggu novel terbaru penulisnya. Ya, beliau salah satu penulis yang buku terbarunya saya nanti-nantikan.

Saya membaca tulisan Henny Simamora pertama kali itu novel yang berjudul Kesempatan kedua. Setelahnya saya membaca Boa Tarde, Senhor. Pada bab-bab awal saya sudah mulai menyukai novel ini. Saya juga masih bisa menebak, mana tulisan Henny Simamora. Karena novel Boa Tarde, Senhor ditulis oleh dua penulis yakni Rumasi Pasaribu dan Henny Simamora.

Boa Tarde, Senhor! menceritakan tentang Manuel dan Melani. Manuel adalah laki-laki Timor Leste yang memiliki sekelumit luka masa lalu yang bekasnya sulit untuk dihilangkan, bahkan tidak bisa dilupakan. Sama dengan Ibunya yang menaruh benci mendalam kepada Indonesia, karena menurutnya perang yang terjadi antara Timor Leste dan Indonesia telah merenggut suaminya, atau bapak dari Manuel.

Sedangkan Melani, dia perempuan asli Batak. Melani saat itu bekerja di kedutaan Timor Leste untuk Indonesia. Di tempat kerjanya inilah Melani bertemu dengan Manuel. Manuel menjadi salah satu bos Melani. 

Kalau Melani ini digambarkan sebagai perempuan yang baik hati, mudah beradaptasi. Melani juga sangat profesional dalam bekerja. Makanya dia disenangi banyak orang. Berbeda dengan Melani, Manuel ini digambarkan sebagai laki-laki yang Manuel digambarkan sebagai laki-laki yang  ganteng dan cool, mapan dan sayangnya dia terlalu sombong dan memiliki kebencian yang amat terhadap Indonesia. Selain itu, Manuel sangat ketus, irit bicara, apalagi sama Melani. Pun sama dengan Melani, dia kesal dan sering mengata-ngatai Manuel.


Cerita tentang Melani dan Manuel berlanjut yang hingga akhirnya kebaikan dan pandangan Melani membuat hati Manuel menghangat dan sedikit demi sedikit meleburkan kebencian yang sudah tertanam di hatinya bertahun-tahun lamanya pada Indonesia. Ya, Melani tahu alasan mengapa Manuel membenci Indonesia, semua ada akarnya. Masa lalu yang pahit, masa lalu yang meninggalkan luka paling menyakitkan. Dan memaafkan memang bukan hal mudah. Tapi karena cinta, Manuel akhirnya bisa.

Sampai pada Manuel mengajak Melani bertemu ibunya. Tapi bukan sambutan hangat yang diterima oleh Melani. Ibu Manuel, tak memperlihatkan sikap terbuka dan menerima Melani. Apalagi mengetahui fakta bahwa Melani adalah Indonesia. Lalu bagaimana kelanjutan perjalanan cinta dari Bumi Lorosae ini?

Novel Boar Tarde, Senhor! ini memang ditulis oleh dua penulis. Artinya ini merupakan novel duet. Tapi saya sangat menikmati cerita ini sampai akhir. Akhir dari kisah Melani dan Manuel di novel ini menggantung, membuat saya sebagai pemabaca dibikin penasaran.

Dan rasa penasaran saya akhirnya terpenuhi setelah sukuelnya terbit! Ya, lanjutan dari novel Boa Tarde, Senhor! yaitu Boa Noite, Amor! Saya saja membaca novel ini hanya satu kali rebahan. Sepenasaran dan semengalir itu gaya bercerita kak Henny Simamora. Novel lanjutannya ini ditulis oleh kak Henny seorang. Dan sampul untuk novel lanjutannya ini menurutku lebih cakep dan lebih berkarakter banget. Sangat tepat menggambarkan dan mewakili kisah Melani dan Manuel. 

Banyak yang bertanya pada saya, apakah bisa membaca langsung yang Boa Tarde, Amor! Ya tentu saja bisa! Kamu bisa langsung membaca novel keduanya. Karena di novel kedua banyak flashbacknya. Jadi kita tidak akan bingung saat membaca novel lanjutannya ini. Tapi saya menyarankan kamu untuk membaca keduanya si.

"Tidak adil rasanya hidup dalam sejarah. Luka pada masa lalu adalah pembelajaran. Bukan hukuman"- 29, dalam Boa Noite, Amor!.

Di novel Boa Noite, Amor! ini ada tokoh baru yang menurutku menghibur banget. Namanya Leo, karakternya ini beneran loveable banget deh.  Kurang apalagi doi. Sudah baik, tajir, dan sayang lagi sama Melani, tapi namanya juga cinta, Melani masih menyimpan nama Manuel dan kenangannya di dalam hatinya. Meski Manuel juga telah memiliki kehidupan bersama perempuan lain pilihan ibunya.

Menurut saya, porsi Leo dan Ibunya memang kurang nih. Tapi cukup menghibur. Dan bikin aku gemas dengan Melani, kenapa tidak melirik sedikitpun dengan perhatian-perhatian dari Leo? 

Tarik ulur Melani dan Manuel di novel kedua ini super gregetan juga sama kayak di novel sebelumnya. Hanya saja lebih serius, karena pertemuan mereka di novel ini kondisinya tak sama seperti dulu. Apalagi Manuel telah memiliki anak. 

Oiyah, di kedua novel ini juga dijelaskan banyak tempat di Timor Leste. Seperti pantainya, patung Kristus terbesar dan lain sebagainya. Penggambaran Timor Leste melalui kenangan-kenangan antara Melani dan Manuel membuat saya ingin berkunjung ke sana. Oiyah saya suka penyelesaian dan akhir dari kisah Manuel dan Melani. Tidak terkesan dipaksakan, tapi mengalir begitu saja. Ini yang bikin saya menjadikan kak Henny sebagai penulis yang saya tunggu karya terbarunya.💛

Saya mengambil pelajaran banyak dari kisah Melani dan Manuel, adalah; berusahalah untuk selalu belajar memaafkan. Apapun yang terjadi di masa lalu, itu adalah pembelajaran yang berharga.

Selain itu saya juga belajar dari perjalanan cinta mereka; Sekeras apapun, seseorang menghalangi dan memisahkan dua orang yang sudah ditakdirkan berjodoh oleh Tuhan, ya tetap akan berjodoh. Bagaimana pun jalan yang ditempuh.

Saya berterima kasih sekali kepada kak Henny, saya diberikan kesempatan untuk membaca novel-novelnya. 💛💛

Liburan ke Kampung Warna Petir, Wisata Murah di Kalibagor Banyumas


Halo, sobat blogger.

Biasanya kalau hari Minggu, saya lebih senang berdiam diri di rumah. Rebahan, baca novel dan beres-beres rumah. Tapi berbeda dengan hari Minggu kali ini. Saya memutuskan untuk mengunjungi keponakan saya yang rumahnya di Kalibagor, Banyumas. Karena kami sudah punya rencana untuk ke Kampung Warna Petir yang lokasinya cukup dekat si. Sepuluh menit sampai. Terus di sana ada apa ajah ya?

Dua Kolam Renang yang ada di Pinggir Persawahan
Sampai di sana, wuh ramai sekali. Ya, hari Minggu di tempat wisata lain pun juga pasti ramai. Kami masuk dan parkir. Untuk tiket parkirnya sendiri dikenai dua ribu rupiah untuk sepeda motor kalau mobil saya kurang tahu nih.

Kemudian, setelah dari parkiran kami menuju ke kolam renang. Satu harga tiket renang dikenai biaya lima ribu rupiah untuk satu orang, baik dewasa maupun anak-anak. 

Kolam renang
Kesan pertama melihat kolamnya, saya si suka. Karena pertama kolam renangnya ada dua, dan pemandangan alam persawahan sangat memanjakan mata, segar gitu. Apalagi sawahnya lagi hijau-hijaunya.

Harga lima ribu rupiah, dan bisa berenang sepuasnya, asik banget kan? Meski saya sendiri tidak renang hanya duduk saja di pinggiran sambil motret keponakan saya. O iya, di sebelah barat kolam renang ada semacam rumah makan gitu, buat duduk-duduk sambil pesan makanan atau minuman. Lupa ngefoto saya hehe.

Keponakan saya tampak senang
Pasar Kuna Lereng Kedungenge Petir
Selain kolam renang, di paling barat nih juga terdapat pasar Kuna Lereng Kedungenge. Namanya Kuna ya pasti metode pembayarannya dan tempatnya kayak zaman dahulu, tradisional gitu. Tapi sayangnya pasarnya sudah selesai dan bubar, saya terlalu siang datangnya. Jadilah, tersisa penjual es buah saja. Katanya pejualnya ini, bayarnya pakai uang saja, karena pasar Kunanya sudah selesai. Pasar Kuna Lereng ini cuma ada di hari Minggu saja loh. Dibukanya sekitar jam 8 pagi kalau kata penjual es buah tadi. Terus jam paling ramai pengunjung itu pada pada pukul sembilan pagi. Wah, saya merasa kurang beruntung nih tadi, jadi saya tidak bisa menikmati jajanan dan makanan tradisional di pasar Kuna Lereng Kedungenge ini. Jadilah kami beli es buah enam mangkuk. Satu mangkuk es buah dibandrol dengan harga enam ribu rupiah. Murah banget kan?

Pasar Kuna Lereng


Es buah

Saung-saung untuk Santai

Di kampung warna Petir ini banyak saung juga. Ada yang hanya duduk santai untuk menunggu anak-anak mereka yang sedang berenang. Ada juga yang sambil makan. Tadi saungnya cukup ramai oleh pengunjung. Tadi saya juga sempat duduk di saung bersama kakak beserta keponakan untuk makan sore bersama. Apalagi tadi sempat hujan deras jadi kami tetap berada di saung sampai hujan mereda. Udaranya juga sejuk sekali.

Saung-saung difoto dari menara Eifring

Spot-spot Foto yang Instagramable

Mungkin hampir setiap tempat wisata, baik yang lokasinya di kota maupun di desa pasti selalu menyediakan spot-spot foto yang Instagramable. Tujuan liburan kini memang tidak hanya untuk melepas penat tapi juga untuk ajang berbagi informasi juga loh kepada yang lain. Supaya tempat wisata ini semakin diketahui oleh masyarakat luas.

Di Kampung Warna Petir, spot fotonya memang belum terlalu banyak. Ya bisa dihitung dengan jari. Tapi meski begitu, tidak mengurasi rasa senang kami untuk berswafoto di beberapa spot yang telah disediakan.


Oiyah ternyata ini bukan kali pertama bagi keponakan saya ke sini. Karena sebelum hari Minggu ini, Minggu sebelumnya juga ke sini. Dan beruntung sekali, cuacanya sedang cerah. Jadi tidak ada awal gelap yang menggelayuti langit. 
Menara Eifring
Menara Eifring ini terbuat dari susunan bambu gitu. Makanya dinamai Eifring. Kata Ei mengambil dari kata eiffel hanya depannya saja. Fring dari kata Pring tapi ganti huruf P jadi F saja. Pring itu artinya bambu. Unik dan kreatif ya!
Selain ada menara Eifring, ada juga spot foto hexagon, patung gitu. Lalu ada kupuk-kupu juga.




Sebenarnya ada satu spot lagi yang belum saya foto, karena keburu sudah mau turun hujan. Spotnya ranting kering gitu menghiasi tempat duduk cuma bentuknya melingkar gitu.

Tentang Kampung Warna Petir
Kampung warna ini ternyata bukan milik pemerintah desa setempat. Tapi merupakan miliki gabungan para pengusaha desa setempat. Menurut salah satu pemiliknya, (saya lupa namanya siapa), Kampung Warna Petir ini belum diresmikan. Hanya saja, karena antusias masyarakat yang datang dari dari berbagai desa dan kota, mereka tetap menerima pengunjung. Dan adanya lokasi wisata ini juga turut mengentaskan para pengangguran, loh. Katanya ada sekitar duapuluh orang pengangguran yang sekarang telah bekerja di tempat wisata ini.

Fasilitas-fasilitas di Kampung Warna Petir
Setiap tempat wisata juga pasti dilengkapi oleh fasilitas, kan? Menurut pegawai pelayanan tiket kolam renang, kolam renang kampung warna Petir baru dibuka sekitar satu bulanan. Meski begitu fasilitasnya sudah cukup lengkap. Ada kamar mandi yang bisa kita gunakan untuk mandi setelah berenang. Tidak hanya satu kok, tapi terdapat beberapa kamar mandi. Di sekitar kolam juga ada shower yang berbentuk seperti pohon gitu. 

Sayangnya kebersihan sekitar kolam renang kurang terjaga. Banyak pengunjung yang makan di area kolam renang bahkan ada beberapa anak yang berenang sambil makan. Apalagi sampah-sampahnya ini hanya tergeletak tak sampai dibuang di tempat sampah.


Sebaiknya, dari pihak pengelola juga harus lebih tegas. Karena saya juga tidak menemukan tulisan berupa larangan untuk makan di kolam renang maupun di area kolam renang. Karena larangan ini masih dalam bentuk lisan saja.

Untuk ke depan, semoga pihak pengelola lebih memperhatikan kebersihan area sekitar kolam renang dan kolam renangnya. Dan sebagai pengunjung kita juga harus sadar, untuk mengikuti aturan yang telah diberlakukan oleh pihak pengelola. Apalagi dengan tarif lima ribu rupiah, sangat murah, malah kita seenaknya saja mengotori lingkungan tempat wisata.

Bagi pihak pengelola juga harus menyediakan tempat sampah lebih banyak. Karena jujur kemarin saya saat selesai makan di saung saya kesulitan mencari. Harus ke sudut pasar Kuna Lereng dulu. Hehe. Ya, minim tempat sampah hehe.

Semoga tempat wisata Kampung Warna Petir menjadi lebih maju dan jadi tujuan wisata bagi masyarakat luas. 

Suka Duka Jadi Bookstagrammer


Tepatnya akhir tahun 2019 kemarin adalah satu tahun saya menjadi selebnya buku atau terkenal dengan istilah bookstagrammer. Orang-orang yang postingannya hampir 90% itu buku. Baik buku yang difoto dengan gaya flatlay dan lain sebagainya. Dengan caption berisi review buku maupun hanya berisi kalimat yang quoteable.

Awalnya, memutuskan untuk terjun menjadi bookstagrammer itu karena sebuah ketidaksengajaan tapi justru saya jadi ketagihan untuk terus jadi Selebnya buku. Senang bukan main. Jadi sesuai dengan judul blogpos di atas, saya akan membagikan cerita saya tentang suka dan dukanya menjadi bookstagrammer atau menjadi selebgramnya buku.

Baca ini: Mengenal Dunia Bookstagrammer

Duka menjadi bookstagrammer
Sejujurnya, saya belum merasakan duka yang berarti saat menjadi bookstagrammer. Mengapa? Karena saya enjoy-enjoy saja. Oh ya, barangkali duka ini ketika mengikuti tantangan foto buku kali ya. Saya seringnya tidak menang. Haha. Parah sekali kan.

Atau dukanya adalah ketika ada seorang teman, tiba-tiba DM, dan mengatakan sesuatu yang bikin saya geleng kepala. Misalnya:
"Wah enak ya dapat buku gratis". "Bisa buat modal buka rumah baca tuh" atau "mau dong buku gratisnya" dan semacamnya.

Halo,  friends! Please banget ya. Jangan pernah lagi mengatakan hal itu semua. Mungkin kamu belum tahu, namanya jadi bookstagrammer dapat buku itu tidak sekadar dapat lalu selesai. Kami ini harus baca, foto, dan review bukunya. Setelah itu baru deh posting di media sosial. Bukan cuma-cuma kan? Itu kayaknya yang menjadi duka selebnya buku, bagi saya sih. Dikiranya dapat buku gratis lalu ada saja yang meminta gratis dari kami. 

Jadi Bookstagrammer Banyak Sukanya
Selain duka, sukanya jadi bookstagrammer itu lebih banyak loh. Waktu awal-awal jadi selebnya buku, saya memang agak deg-degan karena harus posting review buku hasil giveaway. Saya baca bukunya sampai dua kali. Mencatat segala sesuatu yang penting yang ada di buku yang saya baca.

Beberapa penampakan buku di feed Instagram @hanatfutuh

Di mana-mana juga pasti kalau kita terjun di dunia yang baru pasti juga ketemu banyak teman baru kan? Nah saya juga mengalami itu. Meski awalnya hanya satu atau tiga teman. Sekarang bahkan saya punya banyak teman baru yang satu frekuensi; sama-sama suka terhadap buku. Meski dari kami belum saling bertemu tapi berharap semoga di kemudian hari bisa berjumpa secara langsung.

Selain punya teman baru, saya juga bisa kenal baik dengan penulis dengan menjadi selebgramnya buku. Ini sebenarnya tidak pernah saya bayangkan. Bisa chat dengan penulis, dibalas dengan ramah, bahkan sekarang saya berteman dan saling bertegur sapa hingga diajak kerjasama untuk promo dan mereview bukunya. Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Apalagi saat kemarin saya sempat meminta saran kepada beliau, dibalas dan diberikan ilmu serta semangat untuk terus konsisten membaca dan menulis. Betapa bersyukurnya saya bisa mendapatkan kesempatan ini. Semoga saya juga bisa seperti mereka, yang punya karya.

Di awal-awal jadi bookstagrammer yang baru jalan tiga bulan  saat  DM itu pun saya dapat DM dari salah satu editor penerbit buku Gramedia Pustaka Utama, untuk dikirimkan sebuah buku yang waktu itu bertepatan dengan hari Valentine. Manis banget kadonya. Padahal saya waktu itu masih belum jadi selebgramnya buku yang punya nama. Pun sampai sekarang saya juga belum punya nama hehe.


Sebenarnya bagian paling menyenangkan adalah ketika mereview buku bersama-sama dengan teman. Sayangnya jika menginginkan hal itu setidaknya kita harus jadi host booktour. Karena menjadi host booktour sebuah buku adalah sebuah tantangan yang seru. Apalagi kan ini ada jadwalnya sehingga harus tepat waktu.  Saya baru beberapa kali menjadi host di rangkaian booktour.



Dan baru-baru ini, saya juga mendapatkan kabar dari penerbit KataDepan untuk ikut menjadi salah satu host booktour untuk sebuah novel yang berjudul Dearest Mai. Senang sekali, saya jadi tambah punya teman baru. Meski beberapa ada yang sudah saya kenal sebelum rangkaian booktour ini.


Selain dari ditawari kerjasama untuk promo dan review buku, saya juga aktif mengikuti giveaway berupa buku maupun ikutan survei yang diadakan oleh penerbit. Tahun kemarin menjadi tahun kedua saya terpilih sebagai pemenang survei dari penerbit BIP. Saya mendapatkan voucher belanja gramedia.com dan paket buku yang terdiri dari novel dan buku anak. Ketika saya melihat harga buku anak yang tertera di belakang buku, kaget saya. Harganya mahal 😂. Tapi ya memang, kualitas bukunya bagus sekali.


Jadi bagaimana apa kamu tertarik untuk jadi selebgramnya buku? 

Pengalaman Berbelanja di Tripio Computer Purwokerto


Halo, sobat blogger. Selamat datang di ruang Hanat. 

Di kesempatan kali ini, saya mau bercerita nih tentang pengalaman berbelanja di Tripio Computer Purwokerto.

Ini bukan kali pertama saya berbelanja di sini. Ini sudah kesekian kali. Pertama kali itu, ketika Bapak saya membelikan komputer pada saat saya kelas 6 SD. Sebenarnya itu bukan buat saya, melainkan buat kakak saya yang saat itu menempuh kuliah. Tapi kalau tidak ada Kakak, saya yang memakainya. Ya, itu adalah pertama kali, kami berbelanja di Tripio, tahun 2007. Komputer pentium empat yang Bapak beli.

Beberapa Minggu yang lalu saya juga sempat ke Tripio menemani saudara sepupu saya membeli Smartphone. Lalu tadi siang saya balik lagi menemani kakak perempuan saya membeli Smartphone. Setelah beberapa mengecek stok yang ada akhirnya pilihan jatuh di Realme 3 pro. 

TRIPIO ITU LENGKAP, DARI SMARTPHONE, LAPTOP DAN LAIN-LAIN ADA!

Di Tripio Computer sendiri tidak hanya menjual komputer, dan laptop saja loh. Meski namanya ada embel-embel komputernya, di sini cukup lengkap. Eh di sini lengkap banget. 

Mulai dari laptop berbagai merek, dan spesifikasinya, lalu smartphone yang juga berbagai merek dan spesifikasinya, mouse, dan printer dan masih banyak lainnya. Seperti accessories smartphone dan laptop juga ada. Lengkap deh. 

Dan tidak hanya itu, di sini jual tersedia layanan servis printer. Kalau untuk servis laptop, next saya akan blusukan lagi ya ke sana. Kalau servis printer saya sudah pernah. Dan benar-benar memuaskan. Sampai sekarang printer saya masih normal sejak saya servis di Tripio Computer.

TEMPAT BARU TRIPIO COMPUTER PURWOKERTO MAKIN NYAMAN

Sebenarnya lokais Tripio Computer Purwokerto masih sama. Masih di lokasi yang sama. Belum pindah. Hanya saja sekarang tempatnya makin luas dan nyaman.

Suasana di dalam Tripio Computer Purwokerto

Kalau dulu, kita bisa masuk dari arah utara yang langsung melihat etalase smartphone dan lain sebagainya, dan kalau dari sisi belakang menghadap ke timur, kita langsung disambut oleh etalase printer dan sebagainya. Kalau dulu parkirannya tidak luas maka sekarang cukup luas. Pokoknya lebih nyaman. Tidak perlu bingung parkir di mana.

Nah sekarang semua serba di satu pintu. Ya, sekarang itu berada di gedung belakang yang lama. Banyunannya super megah sih. Terdiri dari kalau tidak salah tiga lantai deh. Besok saya cek lagi ya, karena tadi buru-buru mumpung hujan reda. 

MAU BELI BARANG DI TRIPIO COMPUTER PURWOKERTO BISA TANYA STOK DULU

Jarak rumah saya ke Purwokerto itu kira-kira di tempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit, kalau pelan bisa sampai satu jam. Kalau banter bisa hanya 25-30 menit. Tergantung kondisi lalu lintas. 

Untuk itu, sebelum ke Tripio Computer Purwokerto untuk membeli sesuatu semisal smartphone, saya selalu menanyakan dulu stoknya. Saya biasanya menanyakan stok melalui kirim pesan WhatsApp. Meski kadang agak lama ngresponnya. Tapi tidak apa-apa deh, daripada sampai lokasi tidak dapat apa-apa hehe.


Seperti kemarin, saya tanya untuk stok beberapa smartphone. Akhirnya saya ambil Realme 3 pro. Meski awalnya kepingin Realme 5 pro yang 8/128 tapi sudah tidak tersedia. Huhu.

PELAYANAN YANG MEMUASKAN
Berbelanja di Tripio Computer Purwokerto ini menyenangkan sekali. Apalagi sekarang kan sudah nyaman tempatnya. Begitu masuk langsung disambut keramahan dan ditanya mau beli apa nih, mau cari apa dan seterusnya. Ini memang hal biasa. Tapi ditempat lain ada yang tidak seramah ini. Huhu.

Pelayanan dari pegawainya juga memuaskan. Kami benar-benar dikasih tahu informasi sedetail-detailnya. Kadang, meski saya sudah tahu spesifikasi dari setiap smartphone dan pembandingnya, saya tetap antusias menyimak penjelasan mereka. Sampai akhirnya kesepakatan untuk 'beli yang ini saja' setelah dua jam kami memilih.

Konter Asus


Ternyata tidak hanya di bagian beli smartphone atau laptop, di bagian kasir juga tetap ramah. Di bagian aksesoris juga. Berarti memang Tripio Computer Purwokerto menjunjung tinggi kepuasaan konsumen. Hehe

Kasir

Setelah melakukan pembayaran, biasanya kita mengambil barang di bagian pengambilan barang. Tapi kemarin karena saya membeli smartphone, saya mengambilnya tidak di bagian pengambilan smartphone. Tapi langsung di mas Kukuh yang duduk di bagian smartphone

Tempat pengambilan barang

Dan inilah smartphone yang saya beli di Tripio Computer Purwokerto. Kemarin sedang hujan deras, jadi saya dan Kakak, langsung unboxing di lokasi. Sambil memanfaatkan internet gratis. Hehe.



Nah, buat kamu yang ingin beli laptop, atau smartphone, dan aksesoris lainnya. Saya sangat rekomendasikan Tripio Computer Purwokerto. Coba deh cek di google map. Saya juga sudah memberikan rating di sana! 😁

Troublemaker Couple karya Pretty Angelia


Halo sobat blogger. Selamat datang di ruang Hanat.

Di kesempatan kali ini saya akan membagikan keseruan saya setelah membaca sebuah novel karya Pretty Angelia. Novel ini berjudul Troublemaker Couple. Bagi saya ini adalah pertama kalinya membaca novel kak Pretty. Dan ternyata saat saya menanyakan kepada penulis, novel ini adalah novel keenam yang ditulis olehnya.

Identitas Buku

Judul Buku: Troublemaker Couple
Penulis: Pretty Angelia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: 2019
Tebal: 256 halaman

Blurb



Pertama kali yang bikin saya suka dari novel ini karena sampulnya. Super cakep dan gemesin. Apa saya terlalu berlebihan? Oh tidak. Kalau saya bilang cakep, ya memang cakep. Ilustrasinya benar-benar keren. Perpaduan warna, dan fontnya sudah sangat pas. Sampulnya ini sangat berkarakter. Mewakili cerita di novel ini secara garis besar. Dan tagline novel ini yang sangat menarik! Sejak awal saya juga fokus dengan tagline novel ini "Pura-pura cinta lebih merepotkan dibanding patah hati" tagline yang sangat menarik, kan? 

Kedua penggambaran karakter masing-masing tokohnya yang cukup kuat dan konsisten. Sehingga tidak membingungkan. Seperti karakter Lara dan Mahe. Mereka digambarkan sebagai dua remaja SMA yang memiliki perbedaan kentara sekali. Jika Lara adalah siswi teladan yang berprestasi, Mahe ini masuk ke jajaran siswa yang sukanya bikin ulah dan rusuh dan sering masuk ke ruang BP. Dan seantero sekolah pun tahu, jika tidak pernah ada kata rukun di antara Lara dan Mahe. Hanya satu kesamaan yang mereka miliki, sama-sama berasal dari keluarga yang tidak utuh. 

Saat membaca bab-bab awal saya juga sudah mencium bau-bau konflik antara Lara dan Mahe. Ya tentu saja, konflik antara dua remaja ini justru bikin saya nostalgia ke masa-masa SMA. Aslinya mereka berdua sweet banget ya meski lewat berantem-berantem kecil. 

Di novel Troublemaker Couple ini tidak sekadar konflik antara Lara dan Mahe. Novel ini melibatkan keluarga juga. Melalui kabar yang mengejutkan bagi Lara maupun Mahe. Kedua orang tua mereka berencana akan menikah. Tapi, bukan Lara dan Mahe namanya jika menyerah begitu saja.

Apalagi setelah Mahe dan Lara mencoba mengacaukan pertunangan orangtua mereka, yang ada semakin banyak masalah yang timbul. Di bagian ini, konflik semakin berkembang. Dan saya jadi tahu kondisi keluarga Mahe maupun Lara yang sebenarnya dan alasan-alasan yang melatarbelakangi perceraian di antara kedua orangtua mereka masing-masing. Serta alasan mama Mahe menikahi papa Lara.

Untuk jalan ceritanya memang sangat mudah ditebak. Tapi, saya memuji kak Pretty yang bisa bikin ceritanya mengalir dan berhasil bikin saya sebagai pembaca sangat menikmati cerita Lara dan Mahe ini. Saya tidak sedikitpun merasa bosan saat membaca novel ini. Makanya, saya hanya butuh sekali rebahan untuk membaca novel ini sampai halaman terakhir.

Banyak pelajaran hidup yang bisa kita petik dari novel teenlit ini loh. Oiyah, saya suka beberapa quotes yang ada di novel ini.

"Kalau lo pendem terus apa yang ada di hati lo, lama-lama lo bisa jadi petasan meledak." Halaman 103.

Buat teman-teman yang masih remaja, novel ini sangat cocok jadi bacaan kamu di akhir pekan ini loh! Dan buat kamu yang sudah tidak lagi remaja, novel ini bisa membuat kamu mengingat kembali masa-masa saat SMA! Ayo, grab your fast on your nearest bookstore!

Terima kasih, kepada kak Rizky Mirgawati dan Pretty Angelia Wuisan atas kesempatan yang diberikan untuk saya mengenal Lara dan Mahe. Terima kasih, banyak. Saya jadi berpikir untuk mengoleksi novel-novel kak Pretty lainnya. 💛

Pengalaman Menggunakan Jasa Desain Kreatif Moshi.coo




Halo sobat blogger. Selamat datang di ruang Hanat.

Di akhir tahun 2019 kemarin, saya sempat menuliskan beberapa resolusi yang ingin saya wujudkan di tahun 2020. Tentu saja, dari mulai resolusi kecil-kecilan seperti memiliki tampilan blog yang baru, yang ingin saya wujudkan. Alhamdulillah, saya bisa mewujudkannya di pertengah awal Januari ini. Senang rasanya, blog saya, tempat untuk menuliskan tentang banyak hal, kini telah diperbaharui tampilannya. Saya jadi lebih semangat lagi buat ngeblog.

Di balik tampilan blog baru saya yang ini, tentu saja ada tangan-tangan kreatif yang membuatnya terlihat lebih manis dan enak untuk dikunjungi. Jujur saya memang dalam urusan ngeblog tahunya ya sekadar nulis saja, tapi ternyata ngeblog tidak sesederhana itu. Ternyata ada banyak hal yang harus saya pelajari.

Nah, dibalik tampilan blog baru saya ini, dialah kak Cory, pemilik jasa desain kreatif Moshi.coo. Pertama kali saya tahu Moshi.coo itu dari sebuah postingan teman di Instagram storynya. Saya lupa siapa, intinya dia berterima kasih kepada Moshi.coo sudah membuat tampilan blognya menjadi lebih bagus dari sebelumnya. Terus saya kepoin akun Instagram Moshi.coo tersebut.


Iseng-iseng saya komen berupa pujian. Tapi ya memang si, desain header blognya bagus-bagus. Saya waktu itu beneran tertarik banget buat beli. Tapi saya pikir matang-matang dulu. Apa saya benar-benar sedang butuh ganti template atau tidak. Sambil berpikir, saya iseng tanya ke adminnya, ini adminnya kak Cory sendiri deh. Iya kan, Kak? Hehe



Saya tanya, berapa harganya, terus inilah dan itulah. Padahal saya cuma tanya, belum tentu mau beli. Terus saya bilang ke Kakak saya, kalau saya antara kepingin beli dan tidak. Tapi melihat tampilan blog lama saya yang acak-acakan, akhirnya saya memutuskan untuk beli.

Saya kirim pesan melalui WhatsApp dan tanpa lama-lama saya langsung transfer uang sebagai tanda pembelian. Beruntungnya, kemarin saya harga promo. Lalu saya disuruh mengisi beberapa hal yang masih berkaitan dengan dunia bloging. Seperti untuk isian about me, widget dan lain sebagainya.

Singkat cerita tampilan blog saya telah berubah. Berubah jadi lebih baik daripada sebelumnya. Dan yang bikin saya senang, ternyata adminnya ini enakan loh orangnya. Kita bisa request kalau headernya kurang sesuai dengan yang kita mau. Kadang juga kak Cory kasih saran ketika saya sedang bimbang menentukan nama untuk blog saya. Atau ketika saya menentukan warna atau ketika saya sedang bingung menentukan tagline untuk blog saya ini.

Meskipun blog saya sudah jadi, dan sudah bisa saya pakai. Ternyata, kak Cory masih bersedia buat ditanya-tanya. Entah ini karena dia baik atau saya sebagai konsumen yang tidak tahu diri. Hehe. Terima kasih kak Cory dan Moshi.coo sudah membuat tampilan blog saya lebih baik dari sebelumnya. Saya kan jadi semangat lagi buat ngeblog. 

Oiyah, tidak hanya menyediakan desain blog saja loh, Moshi.coo cukup lengkap, ada desain banner, logo, proposal, cover buku, poster dan lain sebagainya.  

Nah buat, kamu yang sedang butuh jasa desain kreatif bisa loh coba mampir ke Moshi.coo, jangan ragu deh. Karena saya sudah buktikan sendiri. Malah sampai tulisan ini dipos saya masih chat dengan kak Cory, tanya-tanya beberapa hal yang masih berkaitan dengan blog. Tunggu apa lagi, ke Moshi.coo yuk!

PERPUSTAKAAN BARU SMANISA YANG NYAMAN DAN KEKINIAN


'Ada kejahatan yang lebih kejam daripada membakar buku. Salah satunya adalah tidak membacanya.' Joseph Brodsky.

Halo, sobat blogger. Selamat datang di ruang Hanat.

Kapan terakhir kali kamu membaca buku?
Kalau saya semalam sih. Saya membaca sebuah novel islami yang akan saya review di akhir Januari sesuai dengan jadwal booktour dari penerbit. 

Dua tahun terakhir ini saya mulai membaca kembali. Dan baru satu tahun belakangan saya aktif menjadi bookstagrammer. Apa itu bookstagrammer? Kamu bisa membacanya di Mengenal Dunia Bookstagrammer.

Saat ini minat baca anak-anak di lingkungan tempat tinggal saya khususnya masih rendah sekali. Mereka lebih sering menghabiskan waktu bermain dengan gawainya. Ya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak sekarang tengah hidup di tengah gempuran teknologi yang semakin canggih. Sehingga hal itulah yang membuat mereka lebih asik dengan gawainya ketimbang dengan bukunya.

Mulailah dengan Membaca Buku yang Kamu Suka
Membiasakan untuk senang membaca buku, memang bukan hal yang mudah. Saya memang belum menjadi orang tua, tapi saya memiliki tiga keponakan yang saat ini menempuh sekolah dasar. Saya mulai menanamkan senang membaca dimulai dengan membaca buku yang mereka suka.



Kebetulan sekali, beberapa kali saya menang giveaway dan survei pembaca dari Penerbit BIP. Hadiahnya buku-buku anak yang bagus banget. Dan betapa senang saat keponakan saya mendapatkan buku tersebut. Terima kasih penerbit BIP. 
Saya juga dulu saat sekolah sering malas untuk membaca. Apalagi melihat buku-buku materi yang tebal. Minat untuk membaca pun menguap. Parah sekali ya. Lalu kenapa saya jadi kecanduan buku seperti ini? Bahkan saya selalu menyempatkan membaca buku setiap bangun pagi dan sebelum tidur. Ya saya memulai menumbuhkan minat baca saya sendiri dengan memulai membaca buku-buku yang saya suka. Dari mulai novel teenlit, romance sampai metropop. Itulah yang membuat saya berpikir bahwa aktifitas membaca buku ini adalah sesuatu yang menyenangkan.

SMA NEGERI 1 SAMPANG PUNYA PERPUSTAKAAN BARU YANG KEKINIAN
Sewaktu saya SMA, saya merasa iri sekali dengan teman-teman yang sekolahnya memiliki perpustakaan lengkap dan suasananya asik. Tapi karena saya merupakan angkatan pertama di sebuah sekolah negeri yang baru berdiri saat itu. Tentu gedung untuk belajar lebih diutamakan dibandingkan dengan gedung perpustakaan. Tapi tidak mengapa. Saya sudah lulus ini. Dan sekolah saya saat ini sudah lengkap.

Berbeda cerita dengan adik saya yang saat ini sedang bersekolah di SMA Negeri 1 Sampang. SMA ini salah satu sekolah menengah atas yang ada di kabupaten Cilacap ini belum lama ini memiliki perpustakaan baru yanetak di lantai dua. Dan ternyata SMANISA memiliki dunia perpustakaan loh. Keren ya?

Bagian pelayanan perpustakaan Smanisa
Perpustakaan baru ini mengundang perhatian banyak siswa. Salah satunya adik saya. Adik saya ini memang belum begitu lama suka membaca. Tapi, adanya perpustakaan baru bagi adik saya yang sebentar lagi melaksanakan ujian nasional membuatnya semakin semangat untuk belajar dan membaca materi-materi di perpustakaan baru saat jam istirahat berlangsung.

Potret kenarsisan adik saya
Seperti apa konsep perpustakaan baru milik Smanisa? Konsepnya sedikit berbeda dengan perpustakaan sekolah pada umumnya. Kalau menurut saya ini sedikit mirip seperti cafe-cafe ceria gitu. Soalnya beberapa meja bundar beserta kursinya ini memiliki warna yang cerah. Kesannya remaja sekali.


Benar adanya, salah satu cara meningkatkan minat baca siswa di sekolah itu dengan meningkatkan fasilitas dan pelayanan perpustakaan. Mungkin cara inilah yang digunakan oleh pihak Smanisa untuk menarik perhatian dan menumbuhkan minat baca para siswanya di tengah gempuran teknologi yang semakin cepat.

Selain menyediakan buku-buku yang menunjang kegiatan belajar siswa. Ternyata, menyediakan buku-buku seperti novel dan komik yang sesuai dengan usia para siswa juga salah satu upaya untuk menarik perhatian mereka agar setidaknya mau mengunjungi perpustakaan saat jam istirahat berlangsung lalu pelan-pelan jadi suka membaca. Karena siswa itu juga manusia, tidak hanya belajar dan pasti butuh hiburan salah satunya dari membaca. Dan seperti pengalaman saya saat sekolah di jenjang menengah atas, rata-rata para siswa yang berkunjung ke perpustakaan hanya untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Sekarang pasti masih ada yang seperti itu kan?



 

Nah, semoga para siswa Smanisa dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan baru yang sudah disediakan oleh pihak sekolah ya. Sudah keren begitu, masa tidak mau berkunjung ke perpustakaan? Yuk gemar baca buku!



Catatan:
Seluruh foto ini dokumen pribadi bersumber dari adik saya.









FLOWERADVISOR, PILIHAN YANG TEPAT UNTUK MENDAPATKAN BUNGA TERBAIK


Halo, sobat blogger.
Setiap orang pasti memiliki momen-momen spesial dalam hidupnya. Seperti momen ulangtahun, wisuda, pernikahan dan lain sebagainya. Tidak sedikit dari kita juga pasti antusias untuk merayakannya kan? Saya juga begitu. Ketika ibu saya ulangtahun saya memberikan hadiah kue beserta bunga spesial. Hadiah tersebut sebagai tanda rasa sayang saya sebagai anak kepada ibu yang telah memberikan banyak kebaikan dari saya berada di kandungan sampai saya besar sekarang.

Atau ketika saya wisuda beberapa waktu lalu. Saya mendapatkan banyak buket bunga beragam jenisnya dari teman-teman saya. Saya bahagia sekali menerima hadiah berupa bunga-bunga yang sangat cantik. Itulah kenapa saya masih bertahan sampai sekarang untuk terus memberi hadiah berupa bunga. Meski sebagian orang menganggap memberi hadiah berupa bunga terbilang klise. Tapi saya tetap senang dan merasa terharu jika diberi bunga. Apalagi jika yang kasih bunga itu orang spesial. Hiyaaa.

Benar adanya, bunga selalu ada di setiap momen yang terjadi dalam hidup kita. Baik momen yang menciptakan kebahagiaan berlebih, maupun momen yang membuat kita terpuruk dan bersedih. Tahu kan yang saya maksud? Karena setiap bunga memiliki makna dan arti yang berbeda. Jadi, kalau kita akan memberi bunga untuk seseorang kita harus tahu momennya.

TOKO BUNGA ONLINE JAKARTA TERBAIK? YA FLOWERADVISOR!

Di zaman serba mudah seperti sekarang ini, membeli bunga untuk kado atau hadiah pun bukan hal yang sulit dan merepotkan. Apalagi sebagai generasi millenial yang selalu dipermudah dalam urusan apapun. Dengan sekali rebahan, kita bisa membeli bunga tanpa repot-repot harus keluar rumah, berjalan mencari toko bunga. Duh, buang-buang waktu dan tenaga, kan?
Niat hati sih pingin momen jadi berkesan eh malah hasilnya tidak memuaskan. Momen yang harusnya berkesan jadi berantakan. Jadi memilih toko bunga memang harus teliti dan cermat, ya!

Waktu itu tahu salah satu teman saya merekomendasikan toko bunga FlowerAdvisor. Saya langsung browsing FlowerAdvisor dong karena teman saya menggebu-gebu sekali memberitahu tentang ini. Saya tidak mau dong, kalau dia sekadar omong doang. Eh benar! Ternyata lengkap banget. Saya jadi tidak sabar untuk menjelajahi websitenya lebih jauh.
Lebih lanjut, FlowerAdvisor merupakan e-commerce (toko bunga) yang bergerak dalam bidang pengiriman bunga dan hadiah ke seluruh Indonesia bahkan ke luar negeri dengan sekitar 100 jumlah negara. Wah keren!
Berbagai macam bunga berkualitas juga tersedia di sini loh. Untuk pelayanannya hingga 24 jam. Jadi kapanpun kita ingin memesan bunga pasti akan dilayani secara baik dan memuaskan. Jadi betul banget ya, kalau FlowerAdvisor dijuluki sebagai toko bunga online terbaik. Apalagi dengan slogannya "Bridging The Distance"  pengiriman bunga jadi tidak lagi terbatas oleh jarak. Dan paling membahagiakan bisa gratis ongkos kirim loh. Bagaimana kamu penasaran? Langsung saja buka websitenya ya di www.floweradvisor.co.id 

FLOWERADVISOR MENYEDIAKAN BERAGAM JENIS BUNGA DENGAN HARGA TERBAIK 
Setiap bunga diciptakan dengan masing-masing keindahan. Dan setiap bunga memiliki makna dan arti yang berbeda-beda. Makanya untuk menjadikan bunga sebagai hadiah, kamu harus tahu setiap bunga itu cocok dengan momen yang seperti apa. Jangan sampai kita salah memberikan bunga, bisa-bisa yang kita kasih bunga kecewa. Makanya perlu banget untuk tahu makna di setiap bunga. Dan di FlowerAdvisor juga memiliki beragam jenis bunga yang bisa kita pilih loh.
Ada bunga mawar, bunga matahari, bunga Lily, bunga Hydrange, dan masih banyak lainnya. Salah dua yang menjadi favorit saya di FlowerAdvisor itu mawar putih dan lily putih. Menurut artikel di FlowerAdvisor bunga mawar ini klasik, abadi dan tidak ketinggalan zaman. Orang-orang yang menyukai bunga mawar itu selalu berpikir dengan hati. Sedangkan bagi kita yang suka bunga lily, berarti kita sebagai orang yang pekerja keras yang bahagia dan semangat dan kita tidak takut untuk bangga pada prestasi kita. Wah keren ya maknanya!
Awalnya saya kaget dengan harga-harga yang ada di website FlowerAdvisor. Tapi saya kembali mengingat, bahwa prinsip saya masih teguh. Saya memiliki prinsip ketika berbelanja. Ya berbelanja apapun. Seperti bunga misalnya. Saya tetap menjunjung tinggi prinsip ini bahwa rega nggawa rupa. Ya harga membawa kualitas. Artinya kalau ada harga, sudah dipastikan kualitasnya mengikutinya. Masa iya dikasih bunga sama orang lain saja kualitasnya bagus, masa pas kita kasih hadiah untuk kado orang spesial kualitasnya jelek? Bukan saya banget dong! Dan bukan kamu banget kan?

JANGAN KHAWATIR, HUJAN PROMO DAN DISKON DI FLOWERADVISOR
Siapa sih yang tidak tertarik dengan promo dan diskon saat berbelanja? Apalagi kalau belanja sesuatu yang kita butuhkan. Ya, seperti belanja bunga untuk hadiah orang tersayang. Kalau dikasih promo dan diskon, pasti mau kan?

Jangan khawatir, di FlowerAdvisor ini sering banget hujan promo dan diskon. Kemarin saja saat saya pertama browsing saya langsung ditawari promo untuk pembelian pertama. Asik kan? Nih buktinya.

Selain diskon untuk pembelian pertama ternyata masih banyak loh promo-promo terbaik yang ditawarkan oleh FlowerAdvisor untuk kita sebagai konsumennya. Demi apa, kamu tidak tertarik? Pasti tertarik dong. Ini dia beberapa promo yang sedang berlangsung. Jangan sampai terlewatkan ya!

BELANJA DI FLOWERADVISOR MELALUI APLIKASI?  KENAPA TIDAK?
Belanja di FlowerAdvisor tidak hanya melalui website saja loh. Kita bisa belanja bunga melalui aplikasi. Bagi kamu pengguna android dan ios kamu hanya perlu mengunduhnya di playstore maupun AppStore. Untuk registrasinya pun sangat mudah dan cepat. Lima menit saja tidak sampai. Karena saya sudah membuat akun sebelumnya jadi tampilannya seperti ini ya.
Untuk selanjutnya, kita bisa mencari bunga yang ingin kita beli pastikan sesuai dengan momen yang tepat ya.

METODE PEMBAYARAN DI FLOWERADVISOR SANGAT MUDAH
sebagai bagian dari generasi millenial, pastinya saya dan kamu, sekalian kita ini pasti maunya yang mudah dan serba cepat bukan? Dalam hal membayar belanjaan pun kita tidak mau mengulur waktu. Ya, metode pembayaran menjadi hal penting yang perlu diperhatikan saat berbelanja online. Di FlowerAdvisor pun telah menawarkan berbagai metode pembayaran. Sehingga kita bisa memilih akan membayar dengan metode apa. Berikut metode pembayaran yang disediakan oleh pihak FlowerAdvisor.

MASIH RAGU? TENANG, FLOWERADVISOR SUDAH DIREKOMENDASIKAN OLEH BANYAK PIHAK
Pasti ada di antara kamu yang masih ragu kan dengan FlowerAdvisor? Hayo, mengaku saja. Karena memang kalau tanpa bukti, ya dipastikan ragu-ragu masih menyelimuti.
Tenang, kamu tidak perlu ragu lagi untuk memilih FlowerAdvisor. Karena toko bunga online ini sudah banyak loh direkomendasikan oleh banyak pihak. Pihak-pihak pemberi rekomendasi juga bukan kaleng-kaleng ini. 
Dan kamu bisa baca review terkait toko bunga online FlowerAdvisor ini di aplikasi maupun websitenya ya!

Yuk, rayakan momen spesial orang-orang yang kamu sayang agar makin berkesan dengan bunga berkualitas dari toko bunga jakarta FlowerAdvisor. Ya, FlowerAdvisor adalah pilihan yang tepat untuk mendapatkan bunga terbaik!