Yuk Ketahui Ciri Penjual Online Berkedok Penipuan


Halo, teman-teman.
Apa kabar nih?

Nggak terasa ya, puasanya udah di hari ke 17. Semoga lancar sampai lebaran tiba ya meskipun tahun ini berbeda semoga tidak mengurangi semangat kita dalam meraih kemenangan.

Kemarin, saya membaca sebuah Instagram story akun resmi penerbit Gagasmedia. Kurang lebih isinya tentang informasi penipuan penjualan buku online. Bahwa ada seseorang yang telah tertipu setelah membeli buku di akun yang mengatasnamakan penerbit Gagasmedia. What?! Aku sampai ngelus dada, karena masih ada yang kurang teliti dan jeli sampai bisa kena tipu. Okelah, mungkin karena tidak tahu dan kurang informasi.

Di sinilah, membaca menjadi penting sekali. Mencari informasi sebanyak mungkin sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu. Sehingga kita bisa meminimalisir sesuatu yang buruk agar tidak terjadi.

Sayangnya, tidak semua orang mau melakukannya. Bahkan selain itu, kebanyakan yang tertipu sering kali tergiur dengan harga buku yang sangat murah. Kenapa saya bisa bilang begitu, karena ada beberapa orang yang kena tipu cerita ke saya. Sedih si. Tapi ya itu sudah terjadi. Langkah terbaik selanjutnya adalah jangan jatuh ke lubang yang sama.

Oiyah, nggak hanya beli buku online saja nih yang bisa kena tipu, tapi beli barang apapun juga berpotensi. Pernah banget, saya difollow sama sebuah akun penjual mukena di Instagram. Mengatasnamakan reseller gitu. Padahal saya ini berteman baik sama penjual mukena online resminya. Akhirnya saya kerjain itu yang mengatasnamakan resellernya. Eh saya diblokir dong. Lucu sekali, lalu saya pakai akun kakak saya untuk memberi nasihat, ya masa bulan puasa waktu itu dia melakukan kecurangan. Kenapa saya tahu karena di akun penjual mukena yang resmi itu ada daftar nama-nama akun penipu yang mengatasnamakan penjual mukena resmi. Jadilah saya ceramahin 🤪. Lucu deh. 

Jadi sangat mudah banget untuk tahu, apakah penjual online yang kita akan beli barangnya penipu atau bukan. 

Lihat informasi akunnya. 
Sebelum membeli barang online khususnya di Instagram, pastikan dulu kamu sudah mengecek akunnya ya. Jangan sampai kamu hanya melihat jumlah followersnya saja.
 


Apakah akun itu sering berganti nama atau nggak. Kalau sering sudah dipastikan itu akun penipu. Gimana cara mengetahuinya. Caranya mudah banget. Kamu cukup klik titik tiga di atas nanti akan muncul informasi seperti di bawah ini. Ini hanya satu contoh saja yang baru baru ini kejadian, padahal saat tahun kemarin ada yang followers udah ribuan dan mengatakan sebuah toko buku di Jakarta Selatan. Andai saya laporin itu pasti kena banget. Tapi saya diblokir jadi nggak bisa tahu lagi deh.

 

Kolom komentar dimatikan atau dibatasi
Untuk mengetahui apa ciri-ciri akun penjual online yang tipu-tipu adalah mengecek kolom komentar. Biasanya dan seringnya kolom komentar itu dimatikan atau dibatasi. Kenapa dimatikan atau dibatasi, supaya orang orang yang pernah tertipu itu tidak bisa berkomentar. Ini saya ambil dari dua akun yang jualan berkedok menipu ya. Satu penjual buku, satu penjual mukena. Coba cek deh. 

 

Menawarkan Harga Yang Mursidah
Beberapa teman saya yang ketipu dan hampir kena tipu oleh akun jualan online karena tergiur dengan harganya yang mursidah alias murah. Saya pernah mendapati sebuah akun jual buku online menawarkan paket buku Tereliye dengan harga 200 ribu rupiah dapat banyak ada sekitar tujuh buku. Padahal harga satu bukunya Tereliye bisa sampai lebih dari 50 ribu rupiah. Apalagi yang dijual adalah buku yang masih masuk dalam label belum lama terbit. Wagelaseh. Ngarang banget kan. Sebagian besar yang sudah sering tahu harga buku pastinya nggak bakalan percaya dan tergiur, tapi yang tidak akrab dengan harga buku ya bisa tergiur kan? Huhu. 

Nah, ketiga hal tersebut adalah dua cara paling mudah untuk mengetahui penjual online berkedok penipuan di instagram. Mungkin kamu ingin menambahkan ciri lainnya, bisa banget loh berkomentar di bawah ini. Jangan sampai ya kita kena tipu. 


Agar terhindar dari penjual online yang berkedok penipuan, baiknya kita memang harus mencari tahu informasi sebelum memutuskan untuk beli. Misalnya saat saya harus membeli buku secara online, tentu saja saya akan membeli di penerbitnya langsung. Di akun Instagram resminya. Biasanya juga melalui website.

Beberapa akun penjual buku online resmi di Instagram dan website, beberapa kali saya pernah belanja di sini nih. 
1. Gramedia.com 
2. Grobmart
3. Rindubuku
4. Republikfiksi


Nah untuk perlengkapan pakaian muslimah nih, saya ada rekomendasi nih. Saya juga sering beli di sini, silakan klik ya karena langsung mengarah ke akun Instagram masing masing. 
1. Hijup
2. Sideline
3. Scarvina
4. Dewihijab
5. Radwah
6. Mukena_Tazbiya
7. Geulis
8. Mayoutfit

Semoga informasi ini bermanfaat ya! Share yuk pengalaman dan tips belanja online ala kamu di kolom komentar bawah ya.

Pie Susu Pakai Teflon Untuk Pemula


Halo, teman-teman.
Apa kabar?

Semoga kamu selalu sehat ya. Buat kamu yang sedang menjalankan ibadah puasa juga semoga lancar sampai akhir.

Teman-teman, masih ingatkan dengan kreasi minuman yang belum lama ini viral di dunia persosmedan? Yups, dalgona coffee. Sejak pemerintah mulai mengimbau untuk working from home atau learning from home nih, banyak kreatifitas muncul, ya nggak sih? Iyakan?

Setelah dalgona coffee, munculnya pie susu pakai teflon. Nah, karena aku susah banget buat dapetin kopi merek nescaffe akhirnya aku memutuskan untuk melupakan hasrat bikin dalgona coffenya nih. Aku lebih tertarik bikin pie susu. Apalagi bahannya mudah didapatkan dan mudah juga bikinnya.

Jadilah kemarin aku bikin pie susu untuk pertama kalinya. Jujur ya, aku jarang bikin kue-kue, paling banter bikin donat dan bolu. Aku itu lebih pesyen bikin cemilan macam cireng, cilok, dan masak makanan yang berat gitu macam bikin soto kuning, kepiting saus Padang dan lain sebagainya.

Nah, karena ini aku pemula dalam bikin pie susu, jadi maklumi ya kalo hasilnya agak berantakan. Tapi pas aku cicipin enak banget dong, beneran. Cuma agak tipis kulitnya karena adonannya ini nggak banyak tapi teflonnya terlalu lebar.

Bahan kulit:
150 tepung terigu
1 butir telur (kuningnya ajah)
5 sdm margarin
5 sdm susu bubuk full cream

Bahan Fla
2 sdm tepung Maizena
1 butir telur
100 ml Air
12 sdm susu kental manis
Vanili
Garam sedikit

Cara membuat Pie:
Campurkan semua bahan ke dalam wadah. Uleni sampai kalis ya. Kalau sudah taruh adonan ke teflon, bentuk sesuai teflon ya. Aku pakai teflon bentuk lingkaran dan yang biasa buat bikin pizza nih. Ratakan ya sampe pas ukuran tebal atau tipisnya. Kalau sudah jangan lupa ditusuk tusuk pake garpu. Selanjutnya panggang dengan api sedang ya.



Nah panggang selama dua menit, setelah itu tambahkan flanya ya. Oiyah disaring dulu flanya sebelum ditambahkan ke atas pie yang sedang dipanggang. Kecilin apinya. Kalau ada bagian dari Fla maupun kulit pie yang mau melembung langsung tusuk pake garpu.


Seperti gambar di atas ya, aku suka masukkan flanya di atas kulit pie yang lagi dipanggang. Awalnya pas abis dimasukin fla, kulitnya ini agak melembung gitu kupikir gagal, akhirnya ditusuk-tusuk kalau ada bagian yang melembung. Alhamdulillah setelah kurang lebih dua puluh menitan kayaknya deh, pie susunya matang nih teman-teman. Bawahnya pun nggak gosong. Yay!


Nah itu penampakan pie susu yang sudah matang. Aku tambahin potongan apel entah fungsinya wqwq. Tapi ternyata apelnya agak asem jadi pas di-mix makannya sama pie susu jadi enak gitu teman-teman. Andai buah di kulkas banyak aku tambahin deh, sayangnya aku lupa nggak stok buah pas bikin pie susu ini. Sisa apel doang.

Nah, buat kamu yang belum pernah bikin pie susu, yuk cobain, kalau mau ikutin resep aku jangan lupa pas udah jadi mensyen aku ya di IG atau Twitter. Kalau kamu punya ide buat aku untuk masak apa di #DapurHanat episode selanjutnya, share ide kamu di kolom komentar yaa! Terima kasih sudah baca.




QUIT karya Backpaker Tampan


Halo, teman-teman.
Apa kabar?

Di kesempatan ini, sambil ngabuburit aku mau bagikan review buku terbarunya Backpacker Tampan yang berjudul Quit. O iya, buku ini aku dapatin dari pencarian book reviewer di akun Instagram mba Rizky Mirgawati.  

Ada yang sudah membaca buku Quit? Kalau belum keep scrolling ya!

Identitas Buku:

Judul: Quit
Penulis: Backpacker Tampan
Penerbit: Gagasmedia
Tahun: 2020
Tebal: 164 halaman

Blurb:



Review:

Buku Quit ini merupakan buku kedua yang ditulis oleh Backpacker Tampan. Begitu aku selesai membaca buku terbarunya ini, aku jadi sangat penasaran dengan buku pertamanya. Buku Quit bikin aku jadikan Backpacker Tampan sebagai salah satu penulis autobuyku nih. Buku Quit ini menceritakan perjalanan seorang Pandhu Waskitha menwujudkan mimpinya menjadi seorang traveler hingga dikenal sebagai Backpacker Tampan yang akun instagramnya sudah diikuti oleh lima puluh sembilan ribu lebih orang.

Setelah membaca buku ini hanya dengan sekali duduk, aku akan mereviewnya dari hal-hal yang aku suka dari buku ini. Jujur ya, hanya satu kurangnya buku ini sih menurutku. Karena buku ini sangat cocok denganku makanya sangat sulit untuk menemukan hal yang tidak kusuka dari buku ini. 

Aku suka sampulnya. Yap, sangat menarik mata sekali. Ilustrasinya yang nyata, dengan gambar Backpacker Tampan diikuti oleh teman-temannya di belakang. Teman-temannya ini berarti banget dalam perjalanan dan proses hidup yang dilalui oleh Kak Pandhu. Pemilihan fontnya dan warna sampul yang pas banget. Maklum ya, aku penganut buku dengan sampul  yangkece. Good job untuk Gagas Media.

Hal lain yang aku suka adalah gaya bercerita kak Pandhu yang sumpah nggak ngebosenin. Cerita yang sebenarnya agak bikin hati dan mata meleleh disampaikan dengan gayanya yang justru bikin ketawa-ketawa. Asli baca buku ini asyik banget. Nggak bakalan terasa, tahu-tahu sudah di bagian bab terakhir.

Judul di setiap babnya ini menggunakan bahasa Inggris. Beberapa tulisan juga ada yang memakai bahasa Inggris tapi masih mudah untuk dipahami. Judul-judulnya nih antara lain; Making Move, Giving Up, Dream Brings You Back To Where You Started dan kalau kamu penasaran apa lagi, silakan baca sendiri ya!

Untuk layout bukunya juga asik dan menarik. Nggak hanya teks semata, tapi di setiap pergantian bab gitu ada foto bidikan kak Tamps jadi memanjakan mata pembaca banget. Di bagian akhir setelah cerita selesai juga ada kumpulan foto travelingnya kak Tamps baik di luar negeri maupun di Indonesia.

Di buku Quit ini juga banyak pembelajaran hidup yang aku dapat dari cerita-cerita Kak Tamps. Dari mulai to fight our dream, keluar dari zona nyaman, dan bagaimana bertahan dengan pilihan yang sudah kita ambil sehingga tidak pernah kita sesali.

Aku suka banget beberapa kalimat di buku Quit ini. Bukan cuma quotable tapi maknanya ngena banget. "sesuatu yang butuh perjuangan akan mengarah pada tujuan yang mengesankan."

''Berhenti ternyata nggak selamanya buruk. Berhenti kadang cara mempersiapkan diri untuk kembali berlari."

Terima kasih, untuk Gagasmedia dan mbak Rizky Mirgawati serta kak Pandhu, atas kesempatan yang luar biasa ini, sehingga aku bisa membaca buku Quit. Untuk kak Pandhu, ditunggu karya terbarunya lagi. Fix banget aku jadi bagian Backpacker Tampan fans club' nih.

Buat teman-teman yang ingin baca buku ini secara gratis kamu bisa ikutan giveawaynya ini akun instagramku ya. Oh iya untuk informasi rangkaian jadwal booktour dan giveaway buku Quit kamu bisa simak banner di bawah ini.