Ulasan Seputar Gejala dan Penanganan Ruam Popok

Proses tumbuh kembang bayi harus diperhatikan dengan baik. Dimana untuk membuat tumbuh kembangnya tidak terganggu maka pastikan bayi mempunyai gizi yang cukup dan juga imun yang dapat mencegahnya mengalami penyakit. Selain penyakit yang berat yang dapat terjadi pada bayi, Anda juga penting untuk memastikan bahwa bayi tidak mengalami masalah seperti ruam popok yang terjadi pada kulit bayi. Ruam popok merupakan salah satu hal yang dapat terjadi dan bisa dihindari dengan cara yang tepat. 

Gejala serta penanganan ruam popok pada kulit bayi
Gejala dan penanganan ruam popok

Tentang Ruam Popok

Ruam popok merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada kulit bayi. Dimana kondisi ini dialami di sekitar kulit yang tertutup oleh popok. Sehingga hal tersebut menyebabkan peradangan sebagai reaksi terhadap urine dan feses. Kondisi ruam popok sebenarnya sangat umum dan hampir pernah dialami oleh semua bayi yang mengalami popok. Oleh karena itulah ketika bayi mengalami ruam popok, orang tua tidak perlu terlalu khawatir dan cukup untuk memberikan penanganan yang tepat. Gunakan cara mengatasi ruam popok yang mudah untuk menghilangkan ruam popok yang dialami. 

Gejala Ruam Popok pada Kulit Bayi

Sebelum ke penanganan, gejala popok yang terjadi juga perlu dikenal. Dimana untuk gejala dari ruam popok pada kulit bayi adalah: 

  1. Gejala pertama adalah ketika bayi menjadi rewel. Hal tersebut disebabkan oleh bayi yang mengalami tidak nyaman karena ruam yang dialami. Sehingga menjadikan bayi lebih rewel dari hari biasanya. 
  2. Gejala selanjutnya adalah ketika timbul bercak merah pada kulit yang ada di sekitar ditutupi popok. 
  3. Gejala lainnya adalah ada kulit yang terasa gatal dan juga sakit apabila disentuh. Sehingga apabila kulit bayi diraba akan mengalami sakit. 

Penanganan Ruam Popok pada Kulit Bayi

Sedangkan untuk penanganan ruam popok yang tepat adalah sebagai berikut ini: 

  1. Langkah pertama adalah dengan memilih popok yang ukurannya tepat. Anda bisa menggunakan popok celana ataupun rekat yang ditawarkan oleh Merries. 
  2. Langkah selanjutnya adalah dengan mengganti popok ketika bayi pipis atau BAB. Hindari popok penuh dan lembab agar bisa mencegah iritasi. 
  3. Langkah terakhir adalah dengan membersihkan kulit bayi ketika akan memakai popok sehingga bisa mencegah iritasi.
Nah itulah gejala dan penanganan ruam popok pada kulit bayi. Semoga artikel di atas bermanfaat. 

1 komentar

  1. Kalau saya dulu untuk menghindari ruam popok, pas newborn sampai satu bulan nggak saya pakaikan diapers sekali pakai, tapi pakai popok kain aja. Repot sih tapi demi agar anak nggak kena ruam popok. Baru lewat satu bulan dipakaikan popok itu pun nggak tiap hari. Sekalian juga nyari merk diapers yang tepat. Karena beda merk bisa beda pula reaksi pada kulit anak.

    BalasHapus