A Personal Blog About Blogging, Hobbies, and Lifestyle

Kemarau di Sedanau Karya Asroruddin Zoechni

Halo, teman-teman. Buku apa yang berhasil kamu baca di akhir tahun ini?

Akhir tahun ini, aku berhasil menamatkan bacaanku, Kemarau di Sedanau. Novel ini aku baca dalam bentuk e-book, yang aku baca melalui aplikasi playbook. Kebetulan saat aku beli, aku mendapatkan diskon.

Kemarau di Sedanau merupakan tulisan dari seorang dokter bernama Asroruddin Zoechni. Penulis merupakan dokter mata, yang saat ini bisa kamu sapa melalui akun Instagramnya di @asroruddinzoechni.

Novel ini ditulis melalui platform Gramedia Writing Project. Hingga pada akhirnya, penerbit Buana Ilmu Populer Gramedia mempersunting naskah tersebut untuk diterbitkannya di Bhunana Sastra. Novel ini memiliki tebal sekitar 317 halaman. Dan terbit pada tahun 2023.

Review Kemarau di Sedanau

Melansir dari website Wikipedia, Sedanau merupakan kelurahan sekaligus ibu kota Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia. Sedanau merupakan wilayah terpadat dan terbanyak penduduknya di Kecamatan Bunguran Barat. Secara geografis terletak di daerah pantai dengan tofografi dataran rendah dan dataran tinggi. Mari kita lanjutkan review Kemarau di Sedanau.

Kemarau di Sedanau menceritakan Salman Adiputra, pemuda yang berasal dari pulau Sedanau, sebuah daerah di kabupaten Natuna. Salman memiliki cita-cita menjadi seorang dokter. Ia berasal dari keluarga yang terbilang kurang mampu, Salman kerap dipandang sebelah mata karena cita-citanya yang dianggap terlalu tinggi. Salman dan keluarganya sering dipandang rendah. Meski banyak yang memandang rendah dan penuh cacian, masih ada orang baik yang tulus dengan Salman, dan keluarganya. Seperti Pak Darwis, misalnya.

Semasa remaja Salman menghabiskan waktunya untuk belajar, dan membantu orang tuanya. Salah satunya bekerja di kedai ikan milik Pak Darwis. Salman dideskripsikan sebagai pemuda yang baik, rajin salat, dan saleh. Ia sangat dekat dan berbakti kepada orang tuanya. O iya, Salman merupakan tiga bersaudara, ia memiliki dua adik, Hidayah dan Bukhari.

Membaca cerita Salman, aku dibuat larut dan ikut menyelami perjalanannya menjemput impiannya menjadi dokter, yang penuh lika-liku tantangan sekaligus penderitaan yang datang bertubi-tubi.

Salman harus kehilangan ayahnya, di awal perjuangannya untuk ikut seleksi masuk kedokteran melalui jalur beasiswa. Meski ia berhasil mendapatkan beasiswa tersebut, Salman diuji lagi. Jalannya untuk menempuh pendidikan dokter tidak mulus. Cobaan datang dari kekasihnya, Hamidah, yang tiba-tiba melabuhkan hati pada laki-laki lain. Padahal telah berjanji akan menunggu Salman hingga berhasil jadi dokter. Berkali-kali Salman diuji, hingga pada kehilangan berikutnya.

Penderitaan Salman seperti tanpa ujung. Apalagi, Salman juga didiagnosa mengalami gangguan kesehatan mental, post-traumatics stress disosder. Ia harus berjuang untuk sembuh dari luka dan trauma yang ia alami akibat patah hati dan kehilangan. Beruntung banyak orang orang baik di sisinya, yang membantu ia berjuang untuk sembuh. Seperti prof Tjokro, yang menyambut baik sejak Salman mengawali perkuliahan kedokteran, hingga harus melewati penyakitnya. 

Dari awal membaca novel Kemarau di Sedanau aku ikut hanyut dalam kisah Salman dan keluarganya. Aku seperti mengikuti dan menjadi saksi perjuangan Salman dari nol, hingga Salman bisa bangkit dan kembali meraih cita-citanya menjadi dokter. Kadang, ketika Salman sedih, aku ikut sedih. Ketika Salam diremehkan, rasanya aku tidak terima. Apalagi, saat harus menghadapi kehilangan tiga kali berturut-turut.

Novel ini berlatar di Sedanau, dan juga di beberapa tempat seperti Universitas Tanjungpura, Pontianak. Aku suka bagian penulis menarasikan dan memberikan detail setiap tempat yang menjadi latar di novel ini. Aku seperti diajak berpetualang ke daerah-daerah yang belum pernah aku kunjungi. Bahkan novel ini mengingatkan lagi, bahwa dulu pernah berniat ikut mengabdi dan mengajar di Natuna, tapi kesempatan belum ada. Sambil membaca novel Kemarau di Sedanau, aku juga sambil mencari di google, beberapa tempat yang dideskripsikan dengan indah oleh penulis. Seperti Selat Lampa, pulau Sedanau, Ranai, Tugu Digulis dan lain sebagainya.

Novel Kemarau di Sedanau juga kental dengan bahasa daerah. Dialog antar tokohnya, seperti Salman dan beberapa tokohnya juga menggunakan bahasa daerah Melayu. Meski aku orang Jawa, aku masih bisa memahami bahasanya. Karena masih tergolong mudah. 

Penulis juga berhasil memberikan nyawa di setiap tokoh yang dihadirkan. Mereka memiliki porsi yang pas, dan nggak sekadar tempelan dan numpang lewat. Aku suka bagian kehidupan Salman dan keluarganya, hangat. Serta Salman dan teman-teman seperjuangannya di pendidikan kedokteran yang baik dan menyenangkan.

Bagian yang aku suka lainnya dari kisah Salman adalah saat Salman dan para dokter menangani kasus para pasien-pasien. Rasanya seperti ikut di dalamnya.

Dan dari novel ini, aku juga mendapatkan banyak istilah baru dalam dunia medis, dan beberapa ilmu pengetahuan seputar dunia kedokteran yang ternyata sangat kompleks. Aku merasa sedang diajak dan diedukasi tentang ilmu kedokteran. 

Aku jadi menyimpulkan satu hal bahwa untuk menjadi dokter memang membutuhkan waktu yang panjang, tenaga yang super banyak, dan pengetahuan yang di luar kepala. Perjalanan dan prosesnya untuk menjadi dokter sangat panjang sekali. Harus melewati beragam stase-stase, ujian demi ujian, hingga berhasil dinyatakan lulus dan bisa menjadi dokter.

Alurnya berjalan dengan runut, aku sangat menikmati cerita Kemarau di Sedanau. Hanya saja, sedikit menemukan double ketik, dan salah ketik, tapi masih bisa ditoleransi. Sekadar saran untuk penulis dan editor, apabila novel ini akan cetak secara fisik, barangkali bisa dicek kembali. Semoga bisa jadi bahan perbaikan. Penyelesaian di setiap konfliknya juga tepat, tidak terkesan dipaksakan untuk selesai selesai. 

Novel Kemarau di Sedanau banyak memberikan pelajaran hidup:
Tentang penerimaan, menerima dengan ikhlas apapun takdir yang telah Tuhan gariskan. Baik itu buruk maupun baik. Karena sejatinya, Tuhan tidak akan memberikan cobaan, jika kita tidak bisa melaluinya. 

Tentang bertanggungjawab dan berjuang hingga akhir, terhadap apa yang sudah dimulai dan pilih.

Dan tentang terus bersabar, dan terus melibatkan dan mengingat Allah SWT di setiap fase kehidupan.

Beberapa kalimat di novel Sedanau di Kemarau ini juga quotable:

Kalau kau hanya memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentangmu, kau tak akan berkembang menjadi seseorang yang kaya. Dirimu juga harus punya sikap. Tak boleh berpatah arang. - 74.

Menjadi dokter itu passion dan pengabdian. Jadi singkirkan dulu motivasi lain seperti motivasi mendapatkan uang yang banyak, atau motivasi-motivasi yang akan merusak kemuliaan profesi kita. - 114.

Jika kamu suka novel tentang perjuangan, dan seputar dunia kedokteran, dan keindahan Sadanau, Natuna, novel ini aku sangat rekomendasikan. 

Buat kamu yang ingin baca novel ini, bisa membeli ebook-nya secara legal melalui Gramedia Digital atau di Playbook.

Semoga review ini dapat membantu kamu menemukan bacaan yang sesuai dengan apa yang kamu sedang cari! 

Sosisalisasi Vaksinasi HPV Oleh Pafi Kabupaten Probolinggo

Halo, pembaca blog Ruang Hanat.

Dalam artikel kali ini, saya akan berbagi informasi mengenai vaksinasi HPV dan peran penting yang Pafi Kabupaten Probolinggo mainkan dalam sosisalisasinya. Sebagai organisasi yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, Pafi memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam vaksinasi ini. 

Apakah kamu sudah mengetahui apa itu vaksinasi HPV? Human Papillomavirus (HPV) adalah virus yang umumnya ditularkan melalui kontak seksual. Virus ini dapat menyebabkan berbagai jenis kanker pada pria dan wanita, termasuk kanker serviks, vagina, vulva, anus, penis, serta tenggorokan atau langit-langit mulut. Sayangnya, tingkat vaksinasi HPV di Kabupaten Probolinggo masih rendah. Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pihak kesehatan terkait karena dampak buruk dari infeksi HPV tidak boleh diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, Pafi telah memfokuskan diri pada upaya sosisalisasi vaksinasi HPV guna meningkatkan perlindungan kesehatan para warga di wilayah kabupaten Probolinggo.

Bersama-sama dengan tim medis terpercaya dan instansi terkait lainnya, mereka merancang strategi-sosialisiasi-vaksin-HPV-terbaik oleh-pafi-kabupaten-probolinggo untuk mencapai target tinggi dalam program imunisasi tersebut. Dalam artikel kali ini, mari kita lihat lebih dekat bagaimana peran mereka sebagai Pafi dalam sosisalisasi vaksinasi HPV dan strategi apa yang mereka terapkan.

Pengenalan Tentang Vaksinasi HPV

Vaksinasi HPV merupakan langkah penting dalam melindungi diri dari risiko kanker yang disebabkan oleh virus tersebut. Vaksin ini efektif dalam mencegah infeksi HPV dan dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi individu yang divaksinasi. Namun, tingkat vaksinasi HPV di Kabupaten Probolinggo masih rendah. Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan tentang manfaat vaksin ini, stigma sosial terkait dengan vaksinasi, serta aksesibilitas yang terbatas. Mereka menyadari bahwa ada banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat atas vaksinasi ini.

Pafi Kabupaten Probolinggo hadir sebagai solusi untuk mengatasi tantangan ini. Sebagai organisasi yang peduli terhadap kesehatan masyarakat, Pafi telah berkomitmen untuk sosisalisasi vaksinasi HPV secara luas dan efektif. Mereka bekerja sama dengan tim medis dan ahli kesehatan lokal untuk menyediakan informasi akurat kepada masyarakat tentang manfaat serta keamanan vaksin HPV. Salah satu strategi mereka adalah melakukan kampanye penyuluhan di sekolah-sekolah dan puskesmas-puskesmas setempat. Melalui sesi edukatif interaktif, mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya vaksin HPV serta menjawab pertanyaan atau keraguan para siswa atau peserta program lainnya.

Penyebab Rendahnya Tingkat Vaksinasi di Kabupaten Probolinggo

Penyebab rendahnya tingkat vaksinasi di Kabupaten Probolinggo dapat diselidiki dari beberapa faktor yang mempengaruhi. Salah satunya adalah kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi HPV dan manfaatnya dalam pencegahan penyakit kanker serviks. Beberapa studi menunjukkan bahwa masih ada banyak kesalahpahaman dan mitos seputar vaksinasi HPV yang beredar di masyarakat. Misalnya, adanya kekhawatiran tentang efek samping yang serius atau keyakinan bahwa hanya wanita yang sudah aktif secara seksual yang perlu divaksinasi.

Selain itu, akses terbatas ke fasilitas kesehatan juga menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat vaksinasi di Kabupaten Probolinggo. Beberapa wilayah pedesaan mungkin jauh dari pusat layanan kesehatan atau tidak memiliki transportasi umum yang memadai untuk mencapai lokasi tersebut. Faktor ekonomi juga bisa menjadi hambatan bagi masyarakat untuk mendapatkan vaksin HPV. Biaya vaksin dan biaya transportasi ke fasilitas kesehatan dapat menjadi beban finansial bagi keluarga dengan pendapatan terbatas.

Kurangnya kampanye sosialisasi dan informasi mengenai vaksin HPV juga turut menyumbang pada rendahnya tingkat partisipasi dalam program vaksin ini. Masyarakat perlu diberikan pengetahuan yang akurat tentang manfaat serta keamanan dari melakukan vaksin HPV agar mereka merasa yakin dan siap untuk melibatkannya dalam upaya pencegahan penyakit kanker serviks.

Peran Pafi dalam Sosisalisasi Vaksinasi HPV

Pafi Kabupaten Probolinggo memainkan peran yang sangat penting dalam sosiialisasi vaksinasi HPV di wilayah ini. Mereka mengambil inisiatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi HPV dan merangkul semua pihak terkait, termasuk tenaga medis, sekolah-sekolah, dan keluarga.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Pafi adalah melakukan kampanye penyuluhan kepada masyarakat. Mereka mengadakan seminar dan lokakarya yang melibatkan dokter-dokter ahli serta membawa narasumber dari institusi kesehatan terkemuka. Tujuannya adalah memberikan informasi yang akurat dan menyeluruh tentang manfaat vaksinasi HPV bagi kesehatan reproduksi wanita. Selain itu, Pafi juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah setempat untuk menyampaikan pesan-pesan tentang vaksinasi HPV kepada remaja putri. Mereka memastikan bahwa para siswa mendapatkan pemahaman yang benar tentang risiko infeksi virus HPV dan dampaknya pada masa depan mereka.

Pafi juga aktif menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi efektif dalam sosiialisai vaksiniasi HPV. Dengan memiliki laman web resmi serta akun media sosial seperti Instagram dan Facebook, mereka dapat mencapai lebih banyak orang secara luas. Melalui konten-konten edukatif dan menarik, Pafi berhasil menjangkau generasi muda hingga orang tua dengan informa-i-informasii terbaru seputar vaksi-asiasi HPV.

Strategi Sosisalisasi Vaksinasi HPV oleh Pafi Kabupaten Probolinggo

Melalui upaya yang gigih dan berkelanjutan, Pafi Kabupaten Probolinggo dengan situs resminya https://pafikabprobolinggo.org/ telah berhasil melakukan sosialisasi vaksinasi HPV dengan strategi yang efektif. Dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi ini dalam pencegahan kanker serviks, Pafi telah berhasil meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi. Salah satu strategi yang digunakan oleh Pafi adalah menyediakan informasi lengkap dan terpercaya tentang vaksin HPV kepada masyarakat. Mereka membentuk tim komunikasi kesehatan yang aktif di media sosial dan melibatkan tenaga medis untuk memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat. Selain itu, mereka juga melakukan kampanye door-to-door untuk memastikan bahwa semua orang mendapatkan informasi mengenai keuntungan serta proses pelaksanaan vaksin HPV.

Pafi Kabupaten Probolinggo juga bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah-sekolah dan perguruan tinggi untuk menyebarkan informasi ini kepada para siswa dan mahasiswa. Mereka mengadakan seminar, lokakarya, dan diskusi kelompok untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya vaksin HPV serta mereduksi stigma atau mitos seputar vaksin tersebut. Selain itu, Pafi juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat lokal seperti kepala desa, pemuka agama, dan tokoh adat sebagai duta-duta kesehatan dalam kampanye ini. Keberadaan mereka diakui oleh masyarakat setempat sehingga pesan-pesan mengenai pentingnya vaksin HPV dapat diterima dengan lebih baik.

Melalui strategi sosisalisasi yang komprehensif diharapkan masyarakat sekitar kabupaten probolinggo bisa paham akan pentingnya melakukan vaksin HPV agar bisa meminimalisir terjadinya kanker serviks sehingga bisa mengurangi angka kematian atas penyakit tersebut.

Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat. Tinggalkan komentar apabila ada yang ingin ditanyakan ya, pembaca blog Ruang Hanat . 


Merayakan Hari Ibu Tanpa Ibu

Selamat hari ibu, Mama. Mama, meski kita berada di dua dimensi kehidupan yang berbeda, izinkan aku menulis dan menyampaikan rasa kangen yang teramat ini ya, Ma. Aku selalu mengingat Mama, melangitkan doa-doa agar Mama selalu diberikan kenikmatan kubur, diampuni selalu, dan diberikan tempat paling mulia di sisi Allah SWT.

Merayakan hari ibu tanpa ibu
Foto ini diambil pada tahun 2010

Mama, sebenarnya, hari ini aku ingin menonaktifkan handphone dan menutup akun sosial media untuk satu hari ini. Karena pasti akan ada banyak story dari teman-teman yang merayakan hari ibu, dan mereka bisa langsung memeluk ibunya. Aku merasa sedih, Ma. Karena aku cuma bisa menatap foto mama, memutar lagi kaset kenangan yang ada di kepalaku. Aku sudah tidak bisa memeluk Mama lagi. Satu-satunya cara untuk memeluk Mama adalah dengan mengirimi doa setiap hari.

Aku tidak apa-apa, Ma. Sebab, aku juga tidak sendiri, masih ada anak lain yang ibunya sudah berpulang ke rumah paling abadi. Aku juga tidak sendiri, di dunia ini. Aku masih memiliki Bapak, yang paling baik sedunia. Aku masih memiliki kakak-kakak yang juga baik padaku. Aku masih ada sahabat, dan teman-teman yang masih ada di sekelilingku.

Mama, aku hanya kangen sama Mama. Aku kangen dengan setiap gerak gerik Mama di dapur, setiap kali Mama bilang untuk menambahkan kecambah pada setiap sayuran hijau yang Mama masak. Kadang aku heran, kenapa di daerahku setiap sayuran hijau yang ditumis pasti dicampur dengan kecambah? Tapi, Masakan Mama tetap terbaik. Meski kecambah selalu menjadi tambahan di setiap sayuran hijau yang dimasaknya.

Mama, aku kangen sama Mama. Aku kangen saat Mama berkali-kali memanggilku, tapi aku tidak mendengar panggilan tersebut. Sebab, aku memakai earphone. Sambil rebahan yang ujungnya aku tertidur. Maaf ya, Mama. Atau aku hanya menjawab panggilan Mama dengan kalimat, sebentar Ma,  nanggung nih. Andai, aku tahu, garis finis Mama di dunia berakhir di tanggal 10 Desember 2021, aku pasti akan selalu menghadap Mama jika aku dipanggil. Maafin aku ya, Ma. 

Mama, aku kangen sekali sama Mama. Aku kangen saat aku memaksa salat berjama'ah, aku sebagai makmum, Mana sebagai imam. Tapi, sampai sekarang aku nggak tahu, alasan kenapa Mama tidak pernah mau salat jama'ah denganku. Pasti Mama selalu menyuruhku untuk salat sendiri. Tapi nggak apa-apa, Ma. Terpenting, aku selalu dekat dengan Mama.

Mama tahu nggak? Saat pertama kali aku dikabarin oleh Bapak, bahwa Mama akan pulang ke rumah, pad hari Jumat tanggal 10 Desember 2021, aku bahagia sekali. Kupikir Mama dinyatakan sembuh. Iya, Mama pulang ke rumah tempat kita bersama selama ini, tapi Mama juga pulang ke tempat paling abadi. Saat itu aku sedih sekali, Ma. Rasanya duniaku berhenti. Duniaku runtuh, duniaku mendadak gelap. Aku masih menuntut keadilan Allah SWT saat itu. Mengapa Mama yang dipanggil? 

Aku menangis seharian, dua hari, seminggu, sebulan, dan akhirnya, aku lelah. Aku menyadari, dengan menangis pun, keadaan akan tetap sama. Mama telah pergi, meninggalkan aku, dan keluarganya. Aku menyerah, aku berhenti menangis. Aku berdamai dengan keadaan.

Mama, aku berdamai dengan keadaan itu cukup lama. Beberapa bulan sejak Mama pergi, aku merasa hari-hariku lama, dan panjang. Aku merasa sulit sekali beradaptasi, dan menerima keadaan, bahwa Mama telah pergi jauh dariku. Mama telah berada pada dimensi kehidupan yang lain. 

Mama, aku memang membutuhkan waktu lama sekali, untuk bisa kembali tersenyum, kembali melangkah dengan rasa percaya diri yang utuh setelah kepergian Mama. Aku berkali-kali sedih, rasanya duniaku sudah tak utuh. Tapi, beruntung aku cepat disadarkan oleh Allah SWT, Ma. Aku disadarkan, bahwa aku masih memiliki Bapak, yang luar biasa untuk aku. 

Mama, tahu tidak? Sekarang, aku sudah kembali ceria. Aku kembali menyusun puzzle-puzzle mimpiku, dan mulai satu persatu mewujudkannya. Mama pasti senang kan mendengarnya. Sekarang, aku sudah jarang menangisi kepergian Mama. Karena ternyata, itu yang bikin Mama bakalan berat di sana. Maafin aku ya, Ma. Pernah menangis hebat, dan seakan lupa, kalau garis finis setiap orang berbeda. Tapi yang pasti, kapan pun garis finis itu datang, semoga kelak kita sekeluarga bisa dipertemukan kembali di surga terbaik yang Allah SWT punya ya, Ma.

Selamat hari ibu, Mama. Meski tiga kali berturut-turut merayakan hari ibu tanpa Mama di sini. Aku tetap akan mengucapkan itu, bersama doa-doa baik yang kulangitkan untuk Mama. Husnul khatimah ya, Ma.



Mengenal PAFI Lebih Dekat

Halo, pembaca blog Ruang Hanat.

Apakah di antara kamu ada yang tergabung dalam  https://pafi.id? Persatuan Ahli Farmasi Indonesia atau yang sering disingkat dengan PAFI adalah salah satu organisasi ahli kefarmasian di Indonesia. Di tulisan ini, saya akan mengajak kamu untuk mengetahui lebih dalam apa itu PAFI.

Sejarah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)

Jika melansir pada website PAFI, bahwa ahli farmasi Indonesia sudah ada sejak digaungkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia, pada 78 tahun yang lalu. Ahli farmasi Indonesia bersama seluruh golongan rakyat Indonesia berjuang untuk bersama-sama untuk memerdekakan Indonesia dari para penjajah yang ingin menguasai tanah Indonesia.

Ahli Farmasi Indonesia juga aktif dan turut ikut serta dalam pembangunan negara, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat dan farmasi. Sejak saat itu, akhirnya pada tanggal 13 Februari tahun 1946, bertempat di Yogyakarta, dibentuklah organisasi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia. Organisasi tersebut merupakan wadah untuk menghimpun semua tenaga yang bakti karyanya di bidang farmasi.

Pada pembentukannya untuk pertama kali, ketua pertama Persatuan Ahli Farmasi Indonesia yakni Zainal Abidin. Lahirnya PAFI pada 13 Februari 1946, juga kemudian diperingati sebagai Hari Persatuan Farmasi Indonesia setiap tahunnya.

Dan PAFI menjadi organisasi profesi tempat berhimpun para tenaga ahli farmasi profesi Asisten Apoteker (AA) seluruh Indonesia yang sekarang disebut Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK).

Tujuan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)

Setiap organisasi yang dibentuk pasti memiliki tujuan yang akan dicapai dan diwujudkan. PAFI sendiri berazaskan pada Pancasila, dan berikut adalah tujuan yang dimiliki oleh PAFI, sebagai berikut:

Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia

Mengembangkan dan meningkatkan Pembangunan Farmasi Indonesia

Meningkatkan Kesejahteraan Anggota

Struktur Organisasi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia Pusat

Setiap organisasi pasti memiliki struktur organisasi. Berikut adalah struktur organisasi PAFI pusat untuk masa bakti 2022 sampai dengan 2027.


Kepengurusan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) pusat saat ini diketuai oleh Budi Djanu Purwanto. Dan untuk selengkapnya, kamu dapat membaca gambar di atas untuk tahu struktur organisasi PAFI pusat.

Jika pembaca blog Ruang Hanat ada yang berlatar belakang sebagai apoteker atau ahli di bidang farmasi, dan ingin bergabung bersama menjadi anggota PAFI, juga diperkenankan. Karena PAFI sendiri merupakan organisasi profesi yang bersifat Kekaryaan dan Pengabdian.

Tentang Website Pafi.id

Apabila teman-teman pembaca ingin bergabung menjadi anggota Persatuan Ahli Farmasi Indonesia atau PAFI, kamu cukup membuka website pafi.id. Segala informasi tentang PAFI pusat ada di sana.

Seperti saat ini, jika kamu ingin tergabung menjadi anggota, kamu cukup registrasi di sana. Apabila ada kendala, jangan lupa untuk menghubungi layanan admin PAFI.

Selain itu, buat kamu yang sedang mencari lowongan kerja, PAFI juga menyediakan informasi seputar lowongan kerja yang relevan di bidang kefarmasian. Kamu tinggal klik menu informasi di kanan atas.

Selain itu, banyak informasi yang ada di website tersebut seperti seminar-seminar kefarmasian, rekap keanggotaan nasional, regulasi, berita, dan lain sebagainya.

Apabila teman pembaca ingin berkunjung ke sekretariat PAFI pusat, kamu tinggal datang saja ke alamat yang berada di Johar Baru, kecamatan Johar Baru, Kolaka Utara, Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Semoga informasi ini dapat membantu teman-teman khususnya yang berkaitan dengan ahli farmasi. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.
Ibukota Jakarta

Novel Bentala Sella karya Akaigita

Halo, pembaca blog Ruang Hanat. 

Ada yang sudah pernah membaca novel-novel Akaigita? Ini adalah kali kedua bagi saya membaca novel Akaigita. Pertama saya membaca Ephemera–ini novel kiriman dari kak Raya Fitrah. Lalu, yang kedua novel Bentala Sella. Novel ini saya dapatkan dari my best friend bulan November kemarin.

Bentala Sella
Novel Bentala Sella-dok.pribadi

Novel Bentala Sella merupakan novel baru terbit belum lama ini. Novel tersebut diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Novel ini memiliki tebal 360 halaman–sudah termasuk identitas buku, isi buku, dan penutup.

Mari kita bahas sampul novelnya. Sampulnya terdapat ilustrasi perempuan dengan topi jerami, ia berada di dalam sebuah rumah kaca yang berisikan pot-pot tanaman yang ditanam dengan metode hidroponik. Sampul novelnya manis sekali. Ya, ilustrasi perempuan tersebut adalah Sella. Pusat cerita di novel Bentala Sella.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, Bentala memiliki arti ben.ta.la /bêntala/ n kl bumi; tanah. Jadi Bentala Sella bisa diartikan sebagai Buminya Sella atau Tanahnya Sella.

Bentala Sella menceritakan tentang Sella–petani urban. Aktifitas Sella sebagai petani urban ini terlihat sangat seru, dan asik. Mulai dari menyiapkan penyemaian, memberikan nutris pada tanamannya, memberantas alga, memanennya hingga memperluas market produknya di supermarket. Hidup memang nggak selalu mulus seperti jalan tol. Persaingan para petani urban di supermarket kian sengit. Begitu pun dengan Sella. Produknya sering kena sikut oleh yang lain. 

Di tengah persaingan sengit antar petani urban, masa lalunya datang kembali. Setelah sewindu setengah lamanya, Pasha hadir kembali ke kehidupan Sella. Pasha dewasa telah menjelma menjadi dokter. Sebuah kesepakatan antara Pasha dan Sella terjadi. Pasha meminta Sella agar mengulik dan mencari tahu keberadaan seorang anak bernama Lionel Messi. Sebagai imbalan, Pasha akan membantu Sella dalam menghadapi para pesaingnya, hingga membantu membongkar kelicikan dan kejahatan pesaingnya.

Karena kesepakatan tersebut, Sella dan Pasha semakin intens berkomunikasi dan bahkan bertemu. Meski awalnya, komunikasi hanya melalui email atau DM Instagram dan Sella masih enggan memberikan nomor teleponnya. Tapi ya, pada akhirnya, Sella dan Pasha akhirnya bertukar nomor telepon.

Konflik di novel Bentala Sella ini termasuk kompleks. Dari mulai masalah persaingan sengit antar petani urban, kebijakan kebijakan tak masuk akal, dan berita bohong yang akhirnya menghancurkan petani urban, dan tentang usaha Sella untuk menemukan anak bernama Lionel Messi yang akhirnya menemukan sebuah jalan. Penyelesaian konfliknya menurutku tepat, nggak tergesa-gesa dan tidak dipaksakan. 

Untuk romansa Sella dan Pasha ada, porsinya pas. Karena dari awal baca Bentala Sella, menurut saya penulis memang lebih menonjolkan konfliknya dan bagai mana upaya untuk menyelesaikannya.

Saya apresiasi kepada penulis yang berhasil menciptakan karakter Sella dan Pasha yang unik. Dan berhasil bikin saya sayang sama mereka berdua. Sejak awal membaca novel Bentala Sella, saya terhibur dengan monolog dan celetukan Sella, atau omongan Pasha yang terus mengajak nikah Sella dan itu nggak lihat momen, maupun celetukan dari tokoh tambahan yang lain. Penulis berhasil memberi nyawa pada setiap tokoh di novel Bentala Sella. Dan interaksi Sella dan Pasha, menggemaskan sekali. Apalagi pas Pasha ngajak nikah Sella berkali-kali. Kalau saya jadi Sella, mleyot daaah. Dibucinin sama dokter Pasha.

Jalan cerita novel Bentala Sella ini seru, dan bagi saya novel ini cukup pageturner. Karena saya menyelesaikan novel ini cukup cepat. Setiap babnya ini selalu menarik untuk dibaca, namun, saya juga nggak rela kalau cerita Sella dan Pasha harus berakhir di halaman epilog.

Dari novel ini, saya juga sedikit banyak dapat istilah dan ilmu baru seputar hidroponik. Baru kali ini saya membaca novel dengan ide cerita yang unik, dan dikemas dengan apik oleh Akaigita.

Ada banyak kalimat quotable yang saya pikir kamu pasti juga akan menyukainya;

Jangan sedikit-sedikit main buang - hal.123

Nggak usah cemas soal rezeki - hal 139.

Ketika hendak menikah, ada banyak hal yang harus disepakati. Nanti ini bakal jadi makanan kalian sehari-hari. Salah paham, perbedaan pendapat dan keinginan... Prinsip yang tidak sejalan. Semua itu harus kalian selesaikan sebagai tim, bukan sebagai dua kubu yang bersebrangan - hal 254.


Dari novel ini saya juga belajar untuk bertanggung jawab, selalu menikmati proses dan menyelesaikan apa yang telah dimulai. 

Setelah saya kulik sedikit, ternyata novel Bentala Sella ini seperti lanjutan dari novel Enigma Pasha. Enigma Pasha ini novel yang menceritakan masa remaja Pasha dan Sella. Meski begitu, membaca novel Bentala Sella tanpa membaca dan tahu isi cerita Enigma Pasha terlebih dahulu tetap seru dan bisa dinikmati.

Buat kamu yang ingin baca novelnya, bisa beli di sini ya : https://shope.ee/5piGSUz9xi

Terima kasih buat kamu yang sudah baca sampai akhir. Sampai jumpa di review selanjutnya.

6 Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Program Hamil

Halo, pembaca blog Ruang Hanat.

Menjalani program hamil atau promil terkadang bukanlah sesuatu yang mudah bagi sebagian pasangan suami istri. Namun perjalanan tersebut bisa dinikmati dengan perasaan yang tenang dan bahagia jika keduanya mampu mengelola stres dengan baik. Selain itu baik suami dan istri juga sebaiknya paham betul mengenai promil yang mereka jalani, misalnya saat mengambil program hamil Morula.

Tidak hanya mengetahui apa saja yang harus dilakukan namun pasangan suami istri juga harus paham faktor-faktor penentu keberhasilan promil. Hal ini akan membantu mereka mengoptimalkan upaya agar promil bisa berhasil sesuai harapan. Mari cari tahu apa saja faktor yang dimaksud tersebut. 

Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan Promil

Perjalanan promil setiap pasangan memang bisa berbeda-beda. Ada yang mulus dan hasilnya sesuai harapan namun ada pula yang perjalanannya berliku-liku dan hasilnya masih belum sesuai keinginan. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Berikut adalah beberapa faktor yang bisa memengaruhi keberhasilan promil Anda:

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan promil


1. Kesuburan Suami dan Istri

Hal pertama yang bisa memberi pengaruh besar adalah kesuburan atau kesehatan reproduksi suami dan istri. Promil hanya bisa berhasil jika suami maupun istri dalam kondisi yang sehat, terutama sistem reproduksinya. Mereka harus dalam kondisi subur untuk memastikan ovulasi terjadi di waktu yang tepat dan sperma bisa melakukan pembuahan. 

Itulah mengapa tes kesuburan sangat penting untuk dilakukan oleh pasangan yang berencana memiliki anak dan ingin menjalani program hamil. Tidak hanya wanita saja yang harus menjalani tes kesuburan namun laki-laki juga. Dari hasil tes kesuburan ini, dokter bisa mencari tahu apa sebenarnya masalah yang terjadi dan seperti apa cara mengatasinya.

2. Kecukupan Nutrisi

Faktor nutrisi ternyata memberi peran yang sangat penting dalam keberhasilan promil. Ini berlaku untuk jenis promil apapun, seperti promil alami maupun bayi tabung. Pastikan suami istri selalu mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang dan memadai sesuai kebutuhan tubuh. 

Konsumsi bahan makanan seperti asam folat, kalsium, zat besi, dan omega-3 sangat dibutuhkan selama Anda menjalani program kehamilan. Hal ini bisa dikonsultasikan lebih jauh lagi dengan dokter yang menangani Anda. Pastikan untuk mengubah pola makan jadi lebih sehat agar kualitas sel telur dan sperma terus meningkat. 

Perlu diketahui bahwa kecukupan nutrisi dan pola makan ini juga ada hubungannya dengan berat badan. Kesuburan ternyata juga dipengaruhi oleh berat badan seseorang. Pastikan suami dan istri menjaga berat badan di angka ideal agar peluang keberhasilan promil bisa lebih besar. 

3. Kondisi Mental

Kesehatan mental juga menjadi faktor penting yang bisa berpengaruh terhadap keberhasilan sebuah promil. Sangatlah penting untuk melakukan manajemen stres baik pada wanita maupun pria sebelum menjalani program kehamilan. Anda dan pasangan bisa mulai melakukan meditasi dan mempelajari teknik pernapasan untuk meredakan stres. 

Program hamil yang dijalani di bawah tekanan akan memiliki peluang keberhasilan lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh stres yang memberi pengaruh besar terhadap kondisi tubuh kita, termasuk hormon. Namun seringkali manajemen stres pada pasangan yang sedang promil memang sulit dilakukan. Cobalah untuk bekerja sama dengan pasangan dan minta bantuan dokter jika perlu. 

4. Kehidupan Seksual

Tentunya kehidupan seksual suami istri akan memberi pengaruh besar terhadap keberhasilan promil. Terutama jika Anda ingin menjalani program kehamilan yang alami. Pastikan untuk terus berkonsultasi kepada dokter mengenai kebiasaan hubungan seks yang bisa meningkatkan peluang kehamilan. 

Lalu bagaimana dengan mereka yang menjalani program kehamilan bayi tabung? Tentunya kehidupan seksual pasangan dengan program bayi tabung tetap harus dijaga. Ini akan menjadi kunci penting agar pasangan tetap memiliki ikatan yang kuat dan kondisi mental mereka terjaga sehingga peluang promil berhasil jadi lebih tinggi. 

5. Konsumsi Obat-obatan

Faktor lain yang bisa berpengaruh terhadap keberhasilan promil adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Jika pasangan suami dan istri punya kebiasaan mengonsumsi obat maka perlu diteliti lebih jauh. Konsultasikan kepada dokter jenis obat apa yang dikonsumsi dan tanyakan apakah obat tersebut bisa menghambat program kehamilan atau tidak. 

6. Dukungan Sekitar

Support system merupakan sebuah faktor penting yang harus dimiliki oleh pasangan suami istri saat menjalani promil. Pastikan Anda dan pasangan memiliki dukungan yang kuat dari orang-orang di sekitar. Bukan hanya dari keluarga dekat namun juga dari teman bahkan tenaga kesehatan yang membantu Anda menjalani promil. 

Dari sekian banyak program hamil yang bisa Anda jalani, bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) bisa menjadi salah satu pilihan. Promil IVF dilakukan dengan proses pembuahan sel telur oleh sperma di luar tubuh. Prosedur ini terbukti telah membantu banyak pasangan berhasil mencapai keinginan mereka untuk memperoleh keturunan. 

Program hamil Morula IVF siap membantu Anda dan pasangan untuk berjuang. Ada banyak pasangan suami istri yang berhasil menjalani promil melalui metode IVF tersebut. Anda dan pasangan akan dibimbing oleh dokter dan tenaga kesehatan berpengalaman lainnya agar promil IVF ini bisa berjalan lancar dengan hasil sesuai harapan.

Tentang Bab Kehilangan

Tulisan ini hanya sebagai media, melegakan perasaan. Sebab, jika terus dipendam, suatu saat akan meledak, seperti bom waktu. Jadi, saya lebih memilih menulis dan menyimpannya di rumah–blog.

Tahun 2023, tidak terasa sudah sampai pada bulan terakhir–Desember. Bulan yang saya tahu, banyak duka, menguras air mata, dan menguras perasaan. Di bulan paling akhir dalam masehi ini, saya harus merasakan bab kehidupan paling berat–bab kehilangan.


Siapa pun tidak akan siapa dengan kehilangan. Setiap orang, pasti akan merasakan, menjadi yang ditinggalkan, atau yang pergi meninggalkan. Semua akan mengalami, meski entah kapan. Tapi, satu yang pasti, kita akan merasakannya.

Begitu pun, saya. Pada bab kehidupan paling berat–bab kehilangan, saya harus mengikhlaskan mama yang telah memilih untuk berhenti berjuang dengan sakitnya. Bukan memilih, maaf. Lebih tepatnya, garis takdirnya di dunia telah mencapai garis finis.

Saya dipaksa ikhlas oleh orang-orang, karena katanya, mama saya akan merasakan berat. Baik, saat itu saya merasakan ikhlas dan tidak ikhlas dalam satu waktu. Apa itu wajar? Beberapa orang mewajarkan hal tersebut ketika saya menanyakannya setelah beberapa hari mama dimakamkan. Sebagian lainnya, hanya bilang, ikhlaskan mama, sebab yang dibutuhkan sekarang adalah ikhlas beserta doa-doa dari keluarga.

Sulit untuk memulai dan melangkah saat salah satu orang paling kita sayangi, yang bertemu setiap hari, hanya berpisah saat saya bekerja atau saat mama pergi kondangan atau menengok cucu bersama Bapak. Sudah jelas, kami selalu bertemu, dan bersama. Jarang rasanya, terpisah berhari-hari. Dan sekalinya berpisah, untuk selamanya.

Setelah kehilangan itu, saya harus beradaptasi kembali untuk menerima, bahwa mama sudah tidak akan pernah hadir kembali di tengah-tengah kami. Senyuman mama hanya ada dalam ingat saja. Suara-suara mama saat meminta saya menaruh kecambah yang banyak pada setiap sayuran hijau yang mama masak, itu tidak akan ada lagi. Suara mama saat saya tidak lekas bangun untuk mengambil air wudu'. Suara mama saat hendak pamit akan pergi kondangan, atau sekadar pergi menengok Mbah Putri. Semua hal tentang mama, sudah menjadi kaset kenangan, yang hanya bisa diputar di otak. Beruntung, memori yang saya miliki tidak terbatas. Jadi, saya bisa mengingat segala hal tentang mama. 

Bab kehilangan menjadi bab kehidupan yang berat bagi saya. 10 Desember nanti, mama telah dua tahun pergi. Saya akan merayakan kehilangan mama saya. Merayakannya bukan dengan kesedihan lagi, yapi dengan doa-doa dan harapan, agar mama senantiasa diberikan tempat paling mulia oleh Allah SWT, dan dalam keadaan husnul khatimah.

Dan setelah tanggal 10 Desember nanti, saya berharap, tidak ada lagi air mata, yang ada hanya ikhlas dan doa. Saya juga berterima kasih pada Allah SWT, masih memberi saya seorang Bapak yang kasih dan cintanya besar. Sebesar cinta mama. Saya tahu, saya bukan satu-satunya yang paling sedih karena mama pergi, tapi Bapak juga sedih. Saya berdoa, semoga Allah SWT selalu memberikan sehat pada Bapak, pada saya, dan seluruh keluarga saya. Dan memberikan keluasan hati agar selalu ikhlas dalam menerima takdir dari sang Pencipta.