A Personal Blog About Blogging, Hobbies, and Lifestyle

Review Buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini

Bagaimana jika suatu hari, apa yang kamu perjuangkan, tiba-tiba harus kamu biarkan pergi? Pasti kecewa ada, patah hati juga ada. Tapi, dengan membiarkan ia pergi, bisa jadi itu adalah jalan bagi kamu untuk mendapatkan yang terbaik. 

Kubiarkan kau pergi Hari ini Rio ardillah

Cerita Ikutan Pre Order Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini

Salah satu buku self improvement yang saya baca di bulan Januari. Buku yang ditulis oleh Rio Ardillah, yang dikenal sebagai kreator digital yang sukses dengan jumlah followers hampir 500 ribu. Saya mengikuti betul proses lahirnya buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini. Dan ikutan vote untuk memilih cover buku tersebut. Alhamdulillah, pilihanku dan tentunya para followers kak Rio, yang memilih cover buku ini dengan nuansa laut dan deburan ombak.

Bagi saya, covernya ini sangat menginterpretasikan isi dari buku ini. Kubiarkan Kau Pergi Hari ini, merupakan buku self improvement yang diterbitkan oleh Gagas Media. Aku dapat bukunya dari ikutan pre order di hari pertama, tanggal 12 Desember 2022.

Rasanya ikutan PO itu senang sekali. Tapi sayangnya, aku nggak dapat tanda tangan. Padahal aku baca dengan seksama, bonus ikutan pre order di Republik Fiksi itu dapat tanda tangan penulis, sama quotes gitu. Sayangnya, aku tidak mendapatkan keduanya. Sedikit kecewa, tapi kubiarkan kecewa itu pergi. Biarlah, jika nanti aku ketemu penulisnya, aku akan minta tanda tangan sendiri.

Memaknai Kegagalan, Patah Hati, dan Keluar Dari Zona Nyaman Dalam Buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini

Pernah patah hati? Pasti Pernah. Kayaknya hampir sebagian besar penghuni bumi merasakan patah hati. Pernah merasakan kecewa yang mendalam? Pasti pernah. Apalagi saat menggantungkan harapan ke orang lain. Pernah merasakan kegagalan yang tiada henti? Pernah, pasti di antara kita pernah merasakan kegagalan. Pernah merasakan jalan di tempat, hidup segan mati tak mau? Pasti ada, ada di antara kita yang merasakan itu semua. Ingin keluar dari zona nyaman, tapi sudah terlanjur nyaman dengan yang sedang dijalani. Ingin mencoba hal baru tapi takut gagal.

Begitulah, buku ini membawaku untuk berpikir, memaknai setiap perjalanan dan permasalahan dalam kehidupan. Menilai segala sesuatunya dengan bijak. Baik itu hal baik, maupun hal terburuk. Terdapat 27 cerita dari Rio Ardillah tentang perjalannya yang berliku, hingga akhirnya dia sampai pada hari ini, menjadi seorang digital kreator, dan juga penulis buku.

Beberapa cerita yang kak Rio suguhkan dalam buku Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini, begitu relate dan dekat dengan kehidupan kita. Dengan penyampaian yang sederhana, dan bisa dipahami oleh setiap pembaca. Dan aku merasa, baca buku ini seperti sedang mendengarkan kak Rio bercerita tentang kehidupannya dan perjuangannya di masa lalu.


Setiap babnya, nggak bisa dilewatkan begitu saja. Karena selalu ada hal baik yang bisa kita ambil dan bisa kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bukunya memang ringan, dan aku juga berhasil baca dalam beberapa jam saja. Karena pageturner banget bukunya. Terdapat beberapa typo, tapi it's fine, nggak terlalu mengganggu. 

Di buku ini, aku menggarisi beberapa hal salah satunya adalah tentang kehilangan. Aku yang baru saja merasakan kehilangan seorang ibu merasa relate sekali dengan kisah kak Rio. Buku ini mengajak aku memaknai kehilangan yang sebelumnya aku pikir ini adalah mimpi yang sangat buruk. Tapi, dari kehilangan ini, aku jadi bisa lebih menghargai setiap orang yang hadir di kehidupanku, setiap orang yang menyayangiku setiap harinya.

Selain itu, aku juga belajar memaknai patah hati. Iya, kadang patah hati adalah hal yang paling menyakitkan setelah kehilangan. Patah hati bikin hati sakit dan juga kecewa. Kecewa kalau ternyata dia tidak ditakdirkan untuk kita. Kecewa boleh, tapi kita tidak boleh berlarut-larut. Karena yang patah akan tumbuh kembali. Dan dari buku ini, aku jadi berpikir dan belajar ikhlas, bahwa patah hati bisa jadi petunjuk Tuhan, bahwa dia bukan yang terbaik untuk kita. Aku jadi ingat, Tuhan akan mempertemukan kita dengan orang yang salah, sebelum akhirnya kita dipertemukan dengan orang yang tepat. 

Kutipan Favorit Kubiarkan Kau Pergi Hari Ini

Rasanya, aku ingin  meng-highlight semua kutipan penuh makna di setiap bab buku ini. Karena hampir semuanya, relate dengan kehidupan banyak orang.

Tak ada luka yang akan bertahan lama atau selamanya, kecuali kamu sengaja merawatnya untuk terus menyakiti. 

Sendiri itu tidak buruk, kamu tetap bisa bahagia dengan cara yang kamu suka tanpa perlu persetujuan atau intervensi orang lain. 

Bisa jadi patah hatimu adalah pintu yang membuka jalan atas pencapaianmu di masa depan. 

Semoga tulisan ini bermanfaat. Dan jangan lupa, kamu bisa dapatkan buku ini di seluruh toko buku kesayangan kamu. Sampai jumpa di tulisan-tulisan berikutnya. 

Tidak ada komentar

Posting Komentar