A Personal Blog About Blogging, Hobbies, and Lifestyle

Makan di Waroeng of Raminten Yogyakarta

Hai, sobat blogger. Kali ini saya mau ajak kamu bercerita tentang nyobain makanan di salah satu restoran Raminten. Buat kamu yang sering ke Yogyakarta atau tinggal di daerah tersebut, pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok Raminten. Raminten merupakan sosok fiktif yang terkenal dan menjadi ikon dari restoran Raminten. 

Beberapa sumber yang saya baca di internet, Raminten adalah seorang laki-laki. Di balik sosok Raminten adalah laki-laki yang bernama Hamzah Sulaiman. Usahanya ini suka sangat dikenal oleh masyarakat baik di Yogyakarta maupun dari luar daerah tersebut. 

Tentang Waroeng of Raminten 

The Waroeng of Raminten Yogyakarta

Bulan Juli kemarin, saya menemani saudara saya untuk melakukan pendaftaran kuliah di salah satu kampus di sana. Ketika makan siang, kami memutuskan untuk makan di waroeng of Raminten, di daerah jalan Kaliurang.

Begitu sampai di lokasi, saya merasa seperti sedang main ke rumah nenek saya. Sebab furniturnya mayoritas dari kayu. Dari mulai tiangnya, tempat duduk yang biasa saya sebut dengan risban. Jika dilihat memang banyakan ornamennya dari kayu. Kayak rumah zaman dulu gitu.


Selain itu di waroeng of Raminten ini juga menjadi unik karena ditempelin kata-kata nasihat yang terbuat dari papan kayu gitu. Salah satu tulisan quotesnya seperti ini, jika gagal jadi tampan, jadilah mapan. Atau quotes lain dengan bahasa Jawa seperti gambar di bawah ini. 




Arti quotes di atas itu, ketawa jangan sampai kelewatan, nanti kalau kelewatan baliknya kejauhan. Selain itu ada juga yang bunyi quotesnya seperti ini, urip iku kene sing njalani, Allah seng meridoi, wong liya sing ngrasani, wis biasa. Artinya, hidup kita yang menjalani, Allah yang meridhoi dan orang lain yang menggunjing.

Makanan Waroeng of Raminten Yogyakarta

Ini menjadi kali pertama saya makan di Waroeng of Raminten. Bagai mana ya rasanya? Saya ke sini pas jam makan siang, jadi lagi lapar-laparnya apalagi habis keliling beberapa kampus di Yogyakarta. Jadi, makan berat adalah solusi terbaik.

Kami memesan nasi ayam goreng. Kadang mikir, jauh-jauh tapi makannya tetap ayam goreng. Tapi gimana pun, ayam goreng di setiap rumah makan pasti berbeda rasanya. Bukan begitu?

Lalu kami memesan jamur crispy, lalu ada tracam, dan sambalnya ada terasi, dan saya pesan sambal bawang sendiri. Karena di mana pun makan, saya selalu pilih sambal yang tidak ada terasinya.

Untuk minuman, kamu bertiga berbeda-beda. Saudara saya es soda gembira, lalu tante memesan kopi Vietnam yang saya jadi ingat kasus Jessica Mirna, dan saya memesan es seger waras. Biar waras lagi setelah makan, karena perjalanan di Yogyakarta masih berlanjut sampai beberapa hari ke depan. 

Makanan Waroeng of Raminten Yogyakarta

Menurut saya, untuk ayamnya lembut dan enak. Bumbunya juga cukup strong. Untuk tracamnya enak, tapi masih ada kurang sedikit. Tracam terbaik yang saya pernah makan masih jatuh di Ayam Penyet Surabaya. Untuk sambalnya enak, karena ada rasa gurihnya gitu. Untuk jamur crispynya juga enak, seperti jamur crispy pada umumnya ya.

Dan yang mencuri perhatian saya adalah es seger waras. Saya kira es seger waras porsinya nggak besar gitu. Ternyata pas datang pakai gelas besar dan isinya banyak. Agak sedikit salah saya pesan ini, karena saya sudah makan banyak, eh tinggal minum es seger waras. Karena sudah dipesan mau tidak mau juga harus bertanggungjawab untuk diminum. 

Es seger waras

Untuk es seger warasnya ini, rasanya sedikit ada sodanya. Lalu isiannya ada potongan buah carica, lalu ada nata de coco, ada sirup melonnya, dan ada agar jelly yang berbentuk angka. Jujurly, ini es emang seger banget. Dan finally, meski porsi minumannya besar, tetap habis juga. Biar jatuhnya nggak mubadzir ya, sobat blogger. 

Untuk harga minuman yang kami pesan, seperti es soda gembira dipatok 17 ribu rupiah, es seger waras 23 ribu rupiah. Untuk kopinya saya lupa harganya.

Sedangkan untuk harga makanannya menurutku cukup terjangkau. Dan worth it juga. Dan yang saya tandai, untuk nama-nama makanan dan minumannya ini unik-unik gitu. Kalau kamu penasaran, cek di google map ya, Waroeng of Raminten Yogyakarta. 

Buat sobat blogger yang lagi ke Yogyakarta jangan lupa ya mampir ke Waroeng of Raminten. Kalau ke sini nggak nyesal, karena selain bisa makan, bisa belanja oleh-oleh seperti baju dan aksesoris. Selain itu bisa foto-foto karena spotnya cukup instagramable. 

See you di next tulisan, ya! Jangan lupa share tulisan ini jika bermanfaat. Kalau kamu punya rekomendasi tempat makan yang unik, dan enak, komen di kolom komentar tulisan ini ya. Daaah. 









Tidak ada komentar

Posting Komentar