PERPUSTAKAAN BARU SMANISA YANG NYAMAN DAN KEKINIAN


'Ada kejahatan yang lebih kejam daripada membakar buku. Salah satunya adalah tidak membacanya.' Joseph Brodsky.

Halo, sobat blogger. Selamat datang di ruang Hanat.

Kapan terakhir kali kamu membaca buku?
Kalau saya semalam sih. Saya membaca sebuah novel islami yang akan saya review di akhir Januari sesuai dengan jadwal booktour dari penerbit. 

Dua tahun terakhir ini saya mulai membaca kembali. Dan baru satu tahun belakangan saya aktif menjadi bookstagrammer. Apa itu bookstagrammer? Kamu bisa membacanya di Mengenal Dunia Bookstagrammer.

Saat ini minat baca anak-anak di lingkungan tempat tinggal saya khususnya masih rendah sekali. Mereka lebih sering menghabiskan waktu bermain dengan gawainya. Ya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak sekarang tengah hidup di tengah gempuran teknologi yang semakin canggih. Sehingga hal itulah yang membuat mereka lebih asik dengan gawainya ketimbang dengan bukunya.

Mulailah dengan Membaca Buku yang Kamu Suka
Membiasakan untuk senang membaca buku, memang bukan hal yang mudah. Saya memang belum menjadi orang tua, tapi saya memiliki tiga keponakan yang saat ini menempuh sekolah dasar. Saya mulai menanamkan senang membaca dimulai dengan membaca buku yang mereka suka.



Kebetulan sekali, beberapa kali saya menang giveaway dan survei pembaca dari Penerbit BIP. Hadiahnya buku-buku anak yang bagus banget. Dan betapa senang saat keponakan saya mendapatkan buku tersebut. Terima kasih penerbit BIP. 
Saya juga dulu saat sekolah sering malas untuk membaca. Apalagi melihat buku-buku materi yang tebal. Minat untuk membaca pun menguap. Parah sekali ya. Lalu kenapa saya jadi kecanduan buku seperti ini? Bahkan saya selalu menyempatkan membaca buku setiap bangun pagi dan sebelum tidur. Ya saya memulai menumbuhkan minat baca saya sendiri dengan memulai membaca buku-buku yang saya suka. Dari mulai novel teenlit, romance sampai metropop. Itulah yang membuat saya berpikir bahwa aktifitas membaca buku ini adalah sesuatu yang menyenangkan.

SMA NEGERI 1 SAMPANG PUNYA PERPUSTAKAAN BARU YANG KEKINIAN
Sewaktu saya SMA, saya merasa iri sekali dengan teman-teman yang sekolahnya memiliki perpustakaan lengkap dan suasananya asik. Tapi karena saya merupakan angkatan pertama di sebuah sekolah negeri yang baru berdiri saat itu. Tentu gedung untuk belajar lebih diutamakan dibandingkan dengan gedung perpustakaan. Tapi tidak mengapa. Saya sudah lulus ini. Dan sekolah saya saat ini sudah lengkap.

Berbeda cerita dengan adik saya yang saat ini sedang bersekolah di SMA Negeri 1 Sampang. SMA ini salah satu sekolah menengah atas yang ada di kabupaten Cilacap ini belum lama ini memiliki perpustakaan baru yanetak di lantai dua. Dan ternyata SMANISA memiliki dunia perpustakaan loh. Keren ya?

Bagian pelayanan perpustakaan Smanisa
Perpustakaan baru ini mengundang perhatian banyak siswa. Salah satunya adik saya. Adik saya ini memang belum begitu lama suka membaca. Tapi, adanya perpustakaan baru bagi adik saya yang sebentar lagi melaksanakan ujian nasional membuatnya semakin semangat untuk belajar dan membaca materi-materi di perpustakaan baru saat jam istirahat berlangsung.

Potret kenarsisan adik saya
Seperti apa konsep perpustakaan baru milik Smanisa? Konsepnya sedikit berbeda dengan perpustakaan sekolah pada umumnya. Kalau menurut saya ini sedikit mirip seperti cafe-cafe ceria gitu. Soalnya beberapa meja bundar beserta kursinya ini memiliki warna yang cerah. Kesannya remaja sekali.


Benar adanya, salah satu cara meningkatkan minat baca siswa di sekolah itu dengan meningkatkan fasilitas dan pelayanan perpustakaan. Mungkin cara inilah yang digunakan oleh pihak Smanisa untuk menarik perhatian dan menumbuhkan minat baca para siswanya di tengah gempuran teknologi yang semakin cepat.

Selain menyediakan buku-buku yang menunjang kegiatan belajar siswa. Ternyata, menyediakan buku-buku seperti novel dan komik yang sesuai dengan usia para siswa juga salah satu upaya untuk menarik perhatian mereka agar setidaknya mau mengunjungi perpustakaan saat jam istirahat berlangsung lalu pelan-pelan jadi suka membaca. Karena siswa itu juga manusia, tidak hanya belajar dan pasti butuh hiburan salah satunya dari membaca. Dan seperti pengalaman saya saat sekolah di jenjang menengah atas, rata-rata para siswa yang berkunjung ke perpustakaan hanya untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Sekarang pasti masih ada yang seperti itu kan?



 

Nah, semoga para siswa Smanisa dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan baru yang sudah disediakan oleh pihak sekolah ya. Sudah keren begitu, masa tidak mau berkunjung ke perpustakaan? Yuk gemar baca buku!



Catatan:
Seluruh foto ini dokumen pribadi bersumber dari adik saya.









1 comment

  1. Keren nih Smanisa, semoga semakin banyak siswa yang berkunjung dan gemar membaca di perpustakaan ya.

    ReplyDelete