Bukan Sekadar Pelengkap! Gambar/Foto Yang Ciamik Bikin Artikel Makin Menarik

Kamu pernah nggak, baca artikel tapi isinya kalimat demi kalimat? Tidak ada  gambar maupun foto? Yup, isinya hanya tulisan tentang suatu hal. Rasanya gimana? Kalau menurut saya like aku tanpa mu. *Eaaa digebukin netijen 😂* Serius, kalau menurut saya, itu hal yang dapat menimbulkan kebosanan yang haqiqi.
Selain kebosanan yang membuat saya mendapatkan rasa kantuk, membaca artikel tanpa gambar atau pun foto membuat saya tidak bisa dengan leluasa mendapatkan informasi apa yang disampaikan dalam artikel. Apalagi jika artikel tersebut tentang kuliner atau makanan. Hem, gimana saya bisa tahu, kalau isinya cuma deskripsi tanpa adanya bukti visual? Hem hanya bisa membayangkan detail makanannya seperti apa,  rasanya, warnanya dan tiba-tiba saya ngences. 🤤

Apalagi kalau artikel tentang sebuah tempat wisata. Isinya cuma cerita lokasinya yang terjal, harga parkir kendaraan ke lokasinya yang seikhlasnya, view-nya instagramable dan lain sebagainya. Terus saya dilanda kepo berkepanjangan. Mak, saya mau piknik! 😭

Nah, kemarin malam, saya melakukan sebuah polling nih di story Instagram saya tentang "Kamu lebih suka membaca artikel yang.... Ada gambar/foto atau tanpa gambar/foto." Dari delapan belas orang, enambelas orang memilih membaca artikel yang ada gambar/foto (termasuk saya) dan sisanya dua orang lebih menyukai artikel tanpa gambar/foto.

Hasil voting di story Instagram @hanatfutuh

Kenapa lebih menyukai artikel yang ada gambar/foto?

Bukan tanpa alasan, seseorang lebih suka membaca artikel yang ada gambar/foto. Mari kita simak beberapa alasan yang mereka sampaikan melalui direct message instagram saya.


 

Artikel yang ada gambar maupun foto lebih memudahkan orang (saya) yang membaca untuk paham dengan apa yang telah penulis tulis. Semacam mengurangi gagal paham juga. Bagi orang yang tidak suka membaca artikel maupun buku, menambahkan gambar/foto didalamnya, akan membuat artikel justeru jadi bacaan yang menarik hati. 


Bagi saya, sebuah artikel lebih menyenangkan memang dibubuhi dengan gambar/foto. Tentunya gambar/fotonya juga harus sesuai. Bukan asal-asalan menambahkannya, harus dipertimbangkan agar artikel kita mendapatkan banyak pembaca. Saya sering sekali, kalau menulis sebuah artikel, sebisa mungkin gambar/foto yang dipakai itu ciamik, jelas, dan keceable sehingga artikel yang kita buat mendapatkan banyak pembaca dan membuat pembaca merasa berkesan dengan artikel yang kita tulis. 

Seorang blogger Purbalingga yang merupakan teman baik saya, lebih menyukai artikel yang ada gambar/foto. Dia  juga menjelaskan alasannya melalui direct message bahwa artikel akan jauh lebih bagus jika kita menggunakan gambar/foto. Hal tersebut tentunya akan dapat membantu pembaca untuk memahami lebih detail isi artikel itu. Selain itu, menambah gambar/foto dalam artikel dapat meningkatkan rating blog kita loh!