A Personal Blog About Blogging, Hobbies, and Lifestyle

Kimukatsu Hadir Di Rita Supermall Purwokerto

Assalamualaikum, teman-teman pembaca blog Ruang Hanat. Kemana hari Minggu ini? Sudah ada rencana atau justru menghabiskan waktu di rumah aja?

Kali ini, aku mau berbagi pengalaman aku makan di Kimukatsu. Nah, sebelumnya aku tahu Kimukatsu waktu sedang pergi ke DP Mall Semarang. Hanya saja waktu itu aku belum sempat mencobanya. Alhamdulillahnya, Kimukatsu buka gerainya di Purwokerto, tepatnya di Rita Supermall.

Kimukatsu Rita Supermall Purwokerto


Pertama Kali Makan di Kimukatsu Rita Supermall Purwokerto 

Ini jadi pengalaman seru buat aku makan di Kimukatsu. Saat aku dan temanku, Fika, menuju resto tersebut, terlihat beberapa orang sedang berdiri di depan gerai dan nampak seorang pegawai Kimukatsu seperti sedang menjelaskan. Ternyata, ada waiting list. Beruntungnya, beberapa dari mereka tidak mau masuk dalam daftar menunggu. Akhirnya, kami memutuskan tidak apa-apa masuk jadi waiting list. Tidak berselang lama, kami akhirnya dipanggil, dan memilih meja yang ada di luar, karena di dalam restonya cukup panas.

Aku mau apresiasi, pegawai-pegawai di Kimukatsu Rita Supermall Purwokerto ini ramah dan penuh senyum. Aku paham bagaimana rasa capeknya bekerja di pelayanan publik seperti itu. Apalagi hari Minggu. Tapi mereka tetap manis dalam melayani pembeli.

Yang aku makan di Kimukatsu 

Aku memesan dua menu yang berbeda, satu untuk aku, dan satunya untuk Fika. Menu yang kami pesan berbeda, yaitu katsu beef hotplate set dan beef katsu black pepper set. Minumnya kami memesan dua ocha, yang bisa direfil.

Yang aku makan di Kimukatsu Rita Supermall Purwokerto

Untuk menu katsu beef hotplate set ini terdiri dari beef katsu yang disajikan dengan telur berkuah tapi kental, sup miso, nasi putih, dan macaroni yang dikasih saos putih seperti tar-tar – lupa namanya. 

Sedangkan untuk beef katsu black pepper set terdiri dari beef katsu black pepper, sup miso, nasi putih, macaroni seperti yang telah disebutkan di atas, lalu ada salad–lebih kobis yang dirilis tipis-tipis dan banyak.

Review Kimukatsu menurut hanatfutuh.com

So excited, begitu makanan diantar dan disajikan oleh pramusajinya, wah look so yummy! Di sini tidak self-service. Jadi makanan dan minumannya benerN dianterin.

Katsunya benar-benar beda dengan yang pernah aku makan. Layarnya lebih banyak. Tekstur luarnya terlihat garing, tapi begitu dimakan lembut dan nyatu sama saos wijen yang aku makan. Coba deh lihat gambar di bawah ini, katsunya benar-benar katsu, beefnya terasa, rasa black peppernya juga khas dan balance. Perfect katsu i had ever eat! 



Kastsu black pepper Kimukatsu


Beef katsu black peppernya dicocol pakai saos wijen juga enak, dicocol pakai saos mayones juga masuk, dan pakai saos sambal juga cocok. Best try deh!

Untuk porsi nasinya juga menurutku pas. Jadi pas makanannya aku habiskan semua juga kenyangnya tuh balance gitu. Nggak kekenyangan banget. Untuk macaroninya ini juga tekturnya pas, nggak kematangan dan nggak undercook juga, enak gitu, dengan saosnya ini ada taburan wijennya. Untuk saos putihnya ini seperti tar-tar tapi sedikit berbeda. Ada potongan irisan daun bawang. Tipis.

Macaroni beef set Kimukatsu

Kalau untuk miso soupnya ini seperti miso soup yang sering aku makan di beberapa resto jepang. Khas banget. Tapi adanya miso soup ini juga melengkapi. Abis makan yang kering, bisa menyeruput kuah misonya. Isiannya potongan tahu dan irisan daun bawang dan satu lagi aku lupa namanya.

Miso soup Kimukatsu

Untuk Beef Katsu Hotplate Set, ini ada telur yang dimasak bersama kuah gitu. Tipikat kuah sama telurnya ini kental. Tapi aromatik gitu dan rasanya enak. Apalagi dikasih wijen jadi makin enak. Emang warna kuah sama telurnya agak beda seperti tampilan di buku menu.

Beef katsu hotplate set



Untuk minumnya, hanya terdiri dari Ice Lemon Tea, Ocha, dan air mineral. Kamu pesan ocha yang bisa direfil. Namun, tanpa perlu merefilnya pun, ochanya tidak habis yang disajikan ke kami karena memang gelasnya cukup besar.

Harga Makanan di Kimukatsu 

Untuk harga menu makanan menurutku standar dan masih terjangkau. Sebulan sekali makan di sini, rasanya tidak apa-apa untuk mendapatkan pengalaman makan makanan jepang yang otentik. Kemarin, aku habis 234 ribu rupiah. Untuk harganya aku taruh fotonya di bawah ya. 

Makan di Kimukatsu dikenakan biaya layanan atau service charge sebesar 6% dan pajak sebesar 10%. Untuk pembayarannya bisa pakai debit, qris, maupun tunai. Kemarin, aku bayar pakai tunai.

Apakah aku akan kembali lagi untuk makan di Kimukatsu? Ofc, yes. I'll be back, and try to eat another food from Kimukatsu. 

Menurutku makanannya sangat worth it untuk dicoba. Harganya juga nggak terlalu over price. Masih masuk akal. Hanya saja, air mineral yang mereka jual ini terlalu kecil ukurannya. Semoga bisa diadakan ukuran yang agak besar, misal 600 ml. Dan untuk ruangan yang di dalam itu better dikasih alat pendingin ruangan supaya tidak terlalu gerah.

Sampai di Kimukatsu dulu ya. Kira-kira kamu tertarik ke Kimukatsu? Semoga artikel ini bermanfaat ya. 





Tidak ada komentar

Posting Komentar