A Personal Blog About Blogging, Hobbies, and Lifestyle

Review Buku Beli Karena Butuh


"Buku 'Beli Karena Butuh' ini sangat cocok untuk dibaca remaja muslimah seusiaku. Banyak sekali ibrah yang dapat diambil dari yang benar-benar kita butuhkan, cara mengatur keuangan dengan baik, hingga cara mencapai kebahagiaan dengan cara yang sederhana.


Penggunaan sumber referensi dari Al-Qur'an merupakan bukti bahwa pesan yang disampaikan tidak 'asal' saja, tapi dari sumber yang benar adanya. Pembahasannya pun ringan dan mudah dipahami, sehingga pembaca tidak mudah bosan, malah jadi asyik membaca buku 'Beli Karena Butuh' ini"

Judul Buku: Beli Karena Butuh
Penulis: Andi Sri Wahyuni
Penerbit: Quanta
Tebal:  140 halaman
Tahun: 2018
Harga: Rp 54.800 (Pulau Jawa)
Kategori: +14

°°°°°

Halo, selamat sore. Setelah puluhan purnama, saya balik lagi nih! Siapa yang kangen? *Plak tentu tidak ada 🙈* Kali ini saya mau berbagai keseruan saya membaca buku 'Beli Karena Butuh'. Apakah kamu sudah membacanya? Jika belum, simak yaaa.

"Beli Karena Butuh" merupakan buku pertama kak Andi Sri Wahyuni yang saya baca. Buku 'Beli Karena Butuh' merupakan buku motivasi islami dengan tagline "The Secret of Financial Management for Young Muslimah". 

Buku "Beli Karena Butuh" terdiri dari empat bab. 
1. Penting Dipikirkan Kembali
2. Resistensi Berbagai Godaan
3. Pos-Pos Penguras Kantong
4. Beberapa Saran untuk Mengelola Keuanganmu

°°°°°
"Kamu lebih sering membeli sesuatu karena?

Sebelum, saya memposting ulasan buku ini, saya pernah melakukan semacam polling di Instagram tentang "Kamu lebih sering membeli sesuatu karena; butuh atau ingin?"

Dari empat puluh tiga teman-teman yang ikut vote, duapuluh tiga teman sering membeli karena butuh, sisanya memilih lebih sering membeli sesuatu karena ingin. Lalu ada juga yang memberi jawaban lain; "butuh dan ingin itu beda tipis" dan ada lagi begini "Fifty-Fifty antara butuh dan ingin. Apalagi kalau ada diskon." Kalau kamu termasuk yang mana? 



Di buku "Beli Karena Butuh", ada bagian yang menjelaskan tentang kebutuhan atau keinginan. Kebutuhan atau keinginan ini masuk dalam kategori Penting Dipikirkan Kembali. Benar adanya, memang dua hal tersebut sangat penting untuk dipikirkan.  Sejujurnya, saya bukan tipe orang yang sering membeli sesuatu karena ingin. Tapi saya lebih sering membeli suatu barang itu atas dasar butuh. Meski lebih sering karena butuh, bukan berarti saya tidak pernah membeli atas dasar ingin.

Ini kejadian terjadi, ketika sebulan sebelum membaca buku ini. Saya agak tertohok, setelah membaca buku ini. Mengapa? Karena dalam bab 'Penting Dipikirkan Kembali' membawa saya mengingatkan pada berapa jumlah barang sejenis yang saya miliki tapi hanya teronggok di lemari?
Saya langsung buka, dan banyak baju-baju menumpuk, kerudung motif maupun polos juga turut menghabiskan lahan lemari. Tapi tak pernah saya pakai. Saya cenderung memakai satu dua kerudung yang menjadi favorit saya, itu juga berlaku pada baju. Astaghfirullah. Setelah posting ini, saya akan berbenah, dan mulai mengurangi baju-kerudung yang saya miliki karena ternyata  memiliki barang yang berlebih ternyata bisa memicu stres loh. Berdasarkan hasil studi dari University of California, Los Angeles (UCLA), yang dipublikasikan oleh bagian UCLA center on Everyday Live of Families (2009), yang menyatakan bahwa perempuan yang dikelilingi lingkungan tidak rapi, seperti rumah yang berantakan dan kamar yang dipenuhi barang-barang, cenderung memiliki tingkat korsitol yang lebih tinggi. Hormon korsitol inilah yang memacu tingkat setres pada manusia. - halaman 5. Jujur saya tidak mau stres gara-gara menimbun banyak baju dan kerudung di dua lemari. Jadi, saya akan mengikuti saran yang ada di buku ini demi kebaikan diri saya.

°°°°°
Membaca buku 'Beli Karena Butuh' tidak harus dari bab satu, secara berurutan. Buku ini sangat flesiksibel, dapat dibaca sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kita. Saya pun membaca dari Pos-Pos Penguras Kantong, lalu ke Resistensi Berbagai Godaan, pokoknya kamu bisa sesuaikan, ngapaknya itu sekarepe dewek baca dari bab mana dulu. Buku ini juga disampaikan dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, sangat ringan dan renyah, tidak ada sama sekali kesan menggurui atau menghakimi pembaca. Bagi saya sendiri, buku ini sebagai penyelamat dan selfreminder ketika saya mendapat godaan bertubi tubi untuk belanja. Untuk buku keren ini saya berikan 5 🌟 karena memang sangat related dengan kehidupan sehari-hari. Dan meskipun buku ini diperuntukan bagi young muslimah, buku ini tetap cocok untuk dibaca oleh yang tua maupun muda, baik laki-laki maupun perempuan.

Nah, saya mau sedikit kasih tau saran yang disampaikan kak Andi Sri di bukunya tentang mengelola keuangan;

1. Tanyakan pada diri sendiri, "apakah saya butuh?" Kalau jawabannya tidak maka tinggalkan toko atau tutup laman online shop yang kita kunjungi.
2. Lupakan merek, utamakan fungsi

Saya sangat merekomendasikan buku 'Beli Karena Butuh' ini untuk kamu baca. Buku ini sudah beredar di toko buku kesayanganmu, segera jemput dan baca ya!

Berikut profile penulis buku 'Beli Karena Butuh'

Saya juga mau berterima kasih kepada kak Andi Sri Wahyuni, atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk membaca buku sekeren ini. Mohon maaf apabila banyak kekurangan dalam mereview.  🙏🙏


°°°°°

37 komentar

  1. Sini jilbab di bagi ke saya saja. Hehehe siap di tampung

    BalasHapus
  2. Aku sukanya beli karena murah :( Tergiur harga murah padahal sering gak kepake barangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang aku juga gitu mba Nunn, padahal ya ujungnya gak dipakai 😂

      Hapus
  3. Aku biasanya beli karena butuh.. karena kalo ke toko buku, sebenernya pengen beli semua buku bagus.. tp terkadang kurang perlu atau terkadang ga ada waktu utk baca semua.. malah jadi terbuang krn udh ketumpuk2.. sepertinya buku itu bagus yaaa... Ditunggu bulan april ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama dong, tapi kalau udah di toko buku rasanya aku kalap mba, lihat covernya yang bagus bagus langsung tarik masuk keranjang, eh pas dibuka malah jadi tumpukan karena gak dibaca.

      Hapus
  4. Wkwk suka beli kalo ada diskon pdhl stok masih banyak kadang tuh. Kadang ada jg krn murah sbenrnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kepincut diskon aku juga sering mba, apalagi udah diskon yang ada di flash sale 😂

      Hapus
  5. Kayaknya ku harus baca buku ini deh, soalnya suka gampang tergiur gitu buat beli ini itu cuma karna liat tulisan diskon atau liat temen beli karna bilang murah 🙈

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buku ini membuka pikiran kita dan membantu kita menyetir kebiasaan beli karena tergiur diskonan mba 😆

      Hapus
  6. Emang harusnya tuh beli karena butuh, masalahnya godaan sangat banyak dan kadang susah dihalau hahahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenang mba Mels, kalau mba baca buku ini bakalan nemuin gimana caranya terbebas dari godaan belanja 😆

      Hapus
  7. Bagus nie buku buat dibaca semua orang. Biar godaan jaman now bisa diabaikan. Gak gampang ngeluarin duit, segala apa dibeli, teruma saat ngeliat diskon *duh ini mah saya banget sebagai emak emak. Hahhaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebanyakan ini terjadi sama perempuan di mana pun mba, belanja, belanja dan belanja. Entah butuh atau nggak yang penting belanja 😂

      Hapus
  8. Bagus buku ini, walaupun saya mempunyai prinsip "Beli Saat Butuh" nyatanya belum dipraktekan dengan baik di kehidupan nyata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Praktek untuk beli karena butuh emang nggak mudah mba, apalagi kalau ditodong sama diskonan gede 😂

      Hapus
  9. Wah, ini menarik yaa bukunya. Jadi diingatkan lagi, harus benar-benar punya tujuan yang jelas ketika membeli sesuatu.

    BalasHapus
  10. berangkaaat, mesti beli bukunya nih. "beli saat butuh" kadang memang kalau lapar mata gak lihat lihat lagi isi dompet hehe

    BalasHapus
  11. menarik banget nnih buat aku yang cenderung boros dan ga bisa ngatur keuangan, jadi bakal bisa belajar buat nge pos pos in uang sesuai kebutuhan

    BalasHapus
  12. merensensi buku memang menjadi satu pengaalaman berharga, karena dengan meresensi kita akan mencari apa seh esensi yang di tawarkan buku tersebut kepada kita setelah kita membacanya.

    BalasHapus
  13. Wah bukan sekedar buku biasa yang wajib dibaca muslimah ini mah kak, Tapi membantu muslimah mempersiapkan masa depannya terutama saat setelah berkeluarga nanti. Mantap👍

    BalasHapus
  14. Emak-emak harus baca ini nih, kadang apa yang ga dibutuhkan harus dibeli juga, biar hemat tentunya

    BalasHapus
  15. ahhh susah banget jujur nerapin ini. plagi kalo barubaru awal bulan. susah banget ngatur apa yg kita butuhkan atau inginkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Kak. Apalagi kalau lagi banyak diskon yah, duh godaan banget

      Hapus
  16. Sering banget mikir beli apapun karena kebutuhan ajaa, tapi susah banget :( semogaaa next time bisaa

    BalasHapus
  17. Wah boleh juga nih kayaknya di baca nih buku, Soalnya aku termasuk tukang wasting money untuk hal-hal yang ga faedah :'(

    BalasHapus
  18. Wah dari ulasannya bikin aku tertarik banget buat beli buku ini.. soalnya aku tipikal orang yang kadang2 suka inplusive buying. Beli karena suka tapi sebenarnya nggak dibutuhkan :) thank you ya buat rekomendasi dan ulasannya.

    BalasHapus
  19. Bener banget mba.. butuh dan ingin beda tipis.. kadang suka ada pembenaran butuh dibalik rasa ingin membeli. Hehehe.. tp skrg aku lg aware kalo mau beli sesuatu. Krn ternyata dibalin barang yg kita beli nanti kita akan mempertanggung jawabkan barang itu juga kepada Yang Maha Kuasa.

    Btw bukunya kayanyaa oke yaa.. aku jg mau baca ah...

    BalasHapus
  20. Setujuuu! Ini berguna banget pas di awal awal nikah dimana tabungan dimulai dari awal hahaha. Beli karena butuh atau butuh eksistensi? Hihihi

    BalasHapus
  21. Beli karena butuh. Wah Bener banget ini, kadang suka khilaf. Beli karena pengen bukan karena butuh.

    BalasHapus
  22. Membaca buku agar kita dpt pengetahuan lebih, namun pilihlah buku yg diperlukan tidak asal beli saja

    BalasHapus
  23. hiks, iya memang kita suka cari alasan mau beli barang kayaknya kok aku butuh nih. eh di rumah gletak ampe kadaluarsa

    BalasHapus
  24. Sempat menerapkan prinsip beli kalo ketika butuh aja, tapi nggak lama mba balik lagi laper mata hiks

    BalasHapus
  25. Aku pun sekarang mulai gitu, kadang udah isi form buat beli barang eh gak transfer akhirnya, karena mikir gak butuh-butuh amat

    BalasHapus
  26. waini.. wajib baca jg buat aku yg sering kegoda diskonan, padahal lg gak butuh2 banget ��

    BalasHapus